Perubahan lingkungan kerja yang semakin cepat, tuntutan kinerja yang terus meningkat, serta tekanan target dan ekspektasi pemangku kepentingan menjadikan dunia kerja saat ini penuh dengan tantangan psikologis. Digitalisasi, percepatan proses, pola kerja hybrid, serta kompetisi yang semakin ketat membuat banyak karyawan dan pimpinan bekerja dalam kondisi tekanan tinggi secara berkelanjutan. Dalam situasi ini, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup untuk memastikan kinerja yang optimal dan keberlanjutan produktivitas. Organisasi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki daya tahan mental, kemampuan beradaptasi, serta pola pikir yang mendukung pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan.
Tekanan kerja yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada menurunnya motivasi, kelelahan kerja, rendahnya keterlibatan karyawan, hingga meningkatnya risiko kesalahan dan konflik. Banyak individu merespons tekanan dengan pola pikir defensif, takut gagal, dan enggan mencoba pendekatan baru. Kondisi ini menghambat inovasi dan mengurangi kemampuan organisasi untuk berkembang di tengah perubahan. Oleh karena itu, organisasi perlu membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pembelajaran, ketahanan, dan kesejahteraan psikologis.
Konsep Growth Mindset dan Resilience menjadi semakin relevan dalam konteks tersebut. Growth mindset menekankan keyakinan bahwa kemampuan dan kompetensi dapat terus dikembangkan melalui usaha, pembelajaran, dan pengalaman. Sementara itu, resilience merujuk pada kemampuan individu untuk bangkit, beradaptasi, dan tetap berfungsi secara efektif meskipun menghadapi tekanan, kegagalan, atau perubahan yang sulit. Ketika kedua konsep ini diterapkan secara bersamaan, individu dan organisasi akan lebih siap menghadapi tekanan kerja tinggi tanpa kehilangan motivasi, kinerja, dan kesehatan mental.
Pelatihan Growth Mindset & Resilience di Era Tekanan Kerja Tinggi dirancang untuk membantu peserta memahami dan mengembangkan pola pikir serta keterampilan psikologis yang dibutuhkan untuk tetap produktif dan tangguh di tengah tuntutan kerja yang intens. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan stres, tetapi juga pada bagaimana mengubah cara pandang terhadap tantangan, kegagalan, dan tekanan kerja menjadi peluang untuk belajar dan berkembang. Peserta akan diajak membangun kesadaran diri, mengelola emosi, serta memperkuat daya tahan mental secara praktis dan aplikatif.
Dari sisi keilmuan, pelatihan ini merupakan turunan dari Psikologi Organisasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia, khususnya dalam kajian motivasi, perilaku kerja, dan kesejahteraan karyawan. Pelatihan ini juga dipengaruhi oleh Positive Psychology yang menekankan pengembangan kekuatan individu, serta konsep Emotional Intelligence dan Resilience Studies. Dalam konteks organisasi modern, pelatihan ini beririsan dengan Leadership Development dan Change Management, karena kemampuan bertahan dan bertumbuh di bawah tekanan merupakan kompetensi penting bagi karyawan maupun pimpinan.
Pelatihan ini cocok diikuti oleh karyawan, supervisor, manajer, serta pimpinan yang bekerja dalam lingkungan dengan tekanan target dan perubahan tinggi. Selain itu, pelatihan ini relevan bagi praktisi Human Capital, tim pengembangan SDM, serta individu yang ingin meningkatkan ketahanan mental dan kualitas kinerja jangka panjang. Baik di sektor swasta, BUMN/BUMD, maupun instansi pemerintah, pelatihan ini bermanfaat untuk membangun sumber daya manusia yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada pembelajaran.
Mengikuti pelatihan ini menjadi penting karena tekanan kerja tinggi telah menjadi realitas yang tidak dapat dihindari. Pelatihan ini membantu peserta memahami bahwa ketahanan dan pola pikir yang tepat dapat dipelajari dan dikembangkan. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan memiliki kerangka berpikir dan keterampilan praktis untuk mengelola tekanan secara sehat, bangkit dari kegagalan, serta menjaga motivasi dan kinerja dalam jangka panjang.
TUJUAN
- Memahami konsep growth mindset dan resilience dalam konteks dunia kerja modern.
- Mengembangkan pola pikir positif dan adaptif dalam menghadapi tekanan kerja.
- Meningkatkan kemampuan mengelola stres dan emosi secara konstruktif.
- Membangun daya tahan mental dalam menghadapi perubahan dan tantangan.
- Mengubah kegagalan dan tekanan menjadi peluang pembelajaran.
- Meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan kinerja berkelanjutan.
- Mendukung keseimbangan kinerja dan kesejahteraan psikologis.
MATERI POKOK
- Tantangan tekanan kerja tinggi di era modern.
- Konsep growth mindset dan dampaknya terhadap kinerja.
- Fixed mindset vs growth mindset dalam dunia kerja.
- Resilience dan ketahanan mental dalam menghadapi tekanan.
- Pengelolaan stres dan emosi di lingkungan kerja.
- Emotional intelligence untuk meningkatkan daya tahan kerja.
- Strategi membangun kebiasaan kerja positif dan produktif.
- Mengelola kegagalan, kritik, dan perubahan secara konstruktif.
- Peran pimpinan dalam membangun budaya growth mindset.
- Studi kasus dan refleksi penerapan growth mindset dan resilience.


