PT Anugerah Cipta Edukasi

Tata Kelola dan Koordinasi Struktur Organisasi di Bank yang Efektif dan Efisien (Berbasis Risiko/Optimalisasi 4 Eyes Principle)

Deskripsi

Semakin besar dan semakin berkembang suatu organisasi atau perusahaan, semakin banyak jumlah karyawan serta semakin beragam jenis pekerjaan yang dilaksanakan. Sebaliknya, semakin kecil organisasi, semakin sedikit jumlah karyawan dan jenis pekerjaan yang ada.

Oleh karena itu, dibutuhkan struktur organisasi yang mengatur pola formal kegiatan dari setiap jenis pekerjaan serta hubungan antarpekerjaan tersebut. Struktur organisasi menjadi kerangka dasar dalam mengoordinasikan peran, fungsi, dan tanggung jawab di dalam perusahaan.

Rincian lengkap mengenai pekerjaan atau jabatan yang terdapat dalam struktur organisasi dijabarkan dalam bentuk uraian pekerjaan atau job description. Job description yang baik akan memperjelas tugas, wewenang, dan tanggung jawab setiap jabatan sehingga tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan. Selain itu, job description juga menjelaskan hubungan kerja antarjabatan dalam struktur organisasi.

Training ini menguraikan teknik penyusunan struktur organisasi yang tepat untuk perbankan serta sesuai dengan kebutuhan perusahaan, sekaligus teknik penyusunan job description yang efektif sebagai pelengkap struktur organisasi.

Untuk menerapkan manajemen risiko yang tepat di sebuah bank, manajemen risiko dirancang sebagai rambu-rambu agar visi dan misi bank dapat tercapai secara konsisten dan berkelanjutan.

Dalam penerapan manajemen risiko perbankan, terdapat empat pilar utama yang saling terkait dan saling melengkapi.

Fungsi bisnis berperan sebagai ujung tombak dalam menyeleksi nasabah untuk menghasilkan revenue. Fungsi ini bertindak sebagai pelaksana dan eksekutor dalam first line of defence, termasuk dalam pengelolaan kredit yang dilakukan sesuai dengan ketentuan SOP dan karakteristik bisnis bank yang bersangkutan.

Fungsi manajemen risiko diawali dengan pembentukan struktur organisasi yang tepat dan pembagian tugas yang jelas, sehingga tidak menimbulkan keraguan dalam pelaksanaan serta mampu menghindari benturan kepentingan melalui mekanisme check and balance. Selanjutnya, dikembangkan alat, metode, dan sistem manajemen risiko sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia dan OJK.

Fungsi kepatuhan memastikan bahwa setiap kebijakan, ketentuan, dan produk baru diuji terlebih dahulu sebelum diterapkan di lapangan. Produk atau kebijakan yang telah lulus uji kepatuhan akan diberikan sertifikat kepatuhan dan baru dapat diimplementasikan.

Fungsi audit intern membantu bank mencapai tujuannya melalui pendekatan yang sistematis dalam mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, kecukupan pengendalian internal, serta proses tata kelola perusahaan. Audit intern memberikan opini yang independen dan objektif kepada manajemen mengenai tingkat risiko yang dapat diterima oleh bank.

MATERI POKOK

  • Prinsip dasar penyusunan struktur organisasi
    • Manfaat struktur organisasi bagi perusahaan
    • Falsafah dan prinsip dasar penyusunan struktur organisasi
    • Hubungan antara struktur organisasi dan job description
  • Teknik mendesain struktur organisasi
    • Jenis dan bagan struktur organisasi
    • Level dalam organisasi
    • Pengertian span of control (rentang kendali) dalam struktur organisasi
    • Teknik menyusun struktur organisasi yang sesuai bagi perusahaan
  • Proses penyusunan job description
    • Analisis jabatan (job analysis) sebagai dasar pembuatan job description
    • Proses pelaksanaan analisis pekerjaan
    • Perancangan formulir analisis jabatan
  • Teknik penulisan job description
    • Manfaat job description bagi perusahaan dan karyawan
    • Istilah-istilah dalam job description
    • Cara menyusun job description yang jelas dan efektif
    • Penerapan manajemen risiko dan Four Eyes Principles
    • Dasar penerapan manajemen risiko berdasarkan PBI No.5/8/PBI/2003 yang mencakup risiko stratejik, hukum, kredit, pasar, likuiditas, operasional, kepatuhan, dan reputasi
    • Fungsi manajemen risiko yang berada di seluruh tahapan operasional bank di bawah pembinaan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
    • Penerapan Four Eyes Principles dalam proses dan keputusan kredit oleh dua pejabat atau staf yang berwenang
    • Penerapan Four Eyes Principles secara symmetry dan asymmetry
    • Symmetry, yaitu analisis kredit dilakukan oleh RM dan dilanjutkan oleh CRM dengan kewenangan yang setara
    • Asymmetry, yaitu analisis kredit dilakukan oleh pejabat pelaksana dan diputus oleh pimpinan cabang dengan kewenangan yang berbeda
  • Latihan dan diskusi

Metode

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case Study
  • Post-test

Fasilitas Training

  • Training Amenities
  • Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen, dll)
  • Certificate
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Running minimal dengan – peserta yang mendaftar.

Bagikan Post:

Form Registrasi

Hubungi kami untuk informasi lebih cepat +6282 3246-8555.