Pelatihan Strategic Procurement untuk Meningkatkan Efisiensi dan Nilai Tambah merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan peran fungsi pengadaan dari sekadar aktivitas administratif dan transaksi pembelian menjadi fungsi strategis yang memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja, daya saing, dan keberlanjutan organisasi.
Dalam praktik konvensional, procurement sering kali berfokus pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek, kepatuhan prosedural, dan pencapaian harga terendah. Namun, pendekatan tersebut belum tentu menghasilkan efisiensi jangka panjang maupun nilai tambah yang optimal. Oleh karena itu, pelatihan ini menekankan pentingnya strategic thinking dalam procurement, di mana pengadaan diposisikan sebagai mitra strategis manajemen dalam mengelola biaya, kualitas, risiko, dan hubungan dengan vendor.
Selain itu, pelatihan ini juga menyoroti tantangan pengadaan di era modern, seperti tuntutan transparansi, digitalisasi proses, tekanan efisiensi anggaran, serta ekspektasi manajemen terhadap kontribusi nyata procurement terhadap kinerja bisnis. Peserta akan diperkenalkan pada praktik terbaik (best practices) dalam transformasi procurement, termasuk pemanfaatan teknologi, pengukuran kinerja procurement, dan penyusunan roadmap pengadaan strategis yang berkelanjutan.
TUJUAN
- Memahami peran procurement sebagai strategic business partner.
- Menyusun strategi procurement yang selaras dengan tujuan organisasi.
- Mengidentifikasi peluang efisiensi biaya dan peningkatan nilai tambah.
- Mengelola vendor dan kontrak secara strategis dan berkelanjutan.
- Mengimplementasikan procurement berbasis risiko, kinerja, dan data.
MATERI POKOK
- Peran Strategic Procurement dalam Organisasi Modern
- Evolusi fungsi procurement: administratif → strategis
- Procurement sebagai value creator
- Keterkaitan procurement dengan kinerja keuangan dan operasional
- Tantangan procurement di era digital dan efisiensi
- Strategic Procurement Framework
- Konsep dan prinsip strategic procurement
- Alignment strategi procurement dengan visi dan strategi organisasi
- Spend visibility dan spend analysis
- Penentuan prioritas pengadaan strategis
- Spend Analysis & Cost Optimization
- Analisis struktur biaya pengadaan
- Identifikasi area penghematan (cost saving & cost avoidance)
- Total Cost of Ownership (TCO)
- Konsolidasi pengadaan dan standardisasi spesifikasi
- Strategi Sourcing dan Vendor Selection
- Strategic sourcing vs tactical buying
- Kriteria pemilihan vendor berbasis kinerja dan risiko
- Competitive bidding dan negosiasi strategis
- Pengelolaan vendor kritikal dan non-kritikal
- Vendor Relationship Management (VRM)
- Konsep dan manfaat VRM
- Segmentasi vendor (strategic, preferred, routine)
- Pengukuran kinerja vendor (SLA & KPI)
- Pengembangan vendor dan kemitraan jangka panjang
- Contract Management untuk Nilai Tambah
- Siklus hidup kontrak pengadaan
- Klausul strategis untuk efisiensi dan mitigasi risiko
- Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kontrak
- Pengendalian perubahan kontrak dan dispute handling
- Manajemen Risiko dan Kepatuhan Procurement
- Identifikasi dan pemetaan risiko pengadaan
- Risiko fraud, konflik kepentingan, dan ketergantungan vendor
- Pengendalian internal dalam proses procurement
- Kepatuhan terhadap kebijakan dan tata kelola organisasi
- Digital & Data-Driven Procurement
- Peran teknologi dalam strategic procurement
- Pemanfaatan e-procurement dan sistem vendor
- Dashboard procurement untuk pengambilan keputusan
- Pengukuran kinerja procurement berbasis data
- Procurement Performance Management
- Penetapan KPI procurement
- Pengukuran efisiensi, efektivitas, dan value creation
- Pelaporan kinerja procurement kepada manajemen
- Continuous improvement dalam fungsi procurement
- Penyusunan Roadmap Strategic Procurement
- Penyusunan strategi dan action plan procurement
- Quick wins vs long-term strategy
- Change management dalam transformasi procurement
- Studi kasus dan best practice implementasi



