Peran sekretaris eksekutif kini tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga sebagai communication gatekeeper dan representasi profesional dari pimpinan serta institusi. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan komunikasi strategis dan membangun citra profesional yang kredibel, elegan, dan berpengaruh. Peserta akan mempelajari bagaimana berkomunikasi efektif di berbagai level organisasi, menangani komunikasi sensitif, serta menjaga reputasi pimpinan dan lembaga melalui citra diri yang kuat dan konsisten.
TUJUAN
- Memahami peran strategis sekretaris dalam komunikasi organisasi dan representasi pimpinan.
- Menguasai teknik komunikasi efektif, diplomatis, dan beretika dalam berbagai situasi.
- Membangun citra diri profesional dan kredibel yang mencerminkan nilai institusi.
- Mengelola komunikasi internal dan eksternal secara efisien serta menjaga kerahasiaan informasi.
- Menangani situasi komunikasi krisis dengan tenang dan terarah.
MATERI POKOK
- The Role of Executive Secretary in Strategic Communication
- Evolusi peran sekretaris eksekutif di era digital.
- Komunikasi sebagai alat strategis dalam mendukung pimpinan.
- Hubungan antara personal branding sekretaris dan citra organisasi.
- Foundations of Effective and Diplomatic Communication
- Prinsip komunikasi profesional dan diplomatis.
- Active listening dan empati dalam interaksi dengan pimpinan dan rekan kerja.
- Strategi menghadapi perbedaan gaya komunikasi pimpinan.
- Etika komunikasi bisnis formal dan informal.
- Verbal, Nonverbal, and Written Communication Mastery
- Keterampilan berbicara yang meyakinkan dan elegan.
- Bahasa tubuh, ekspresi, dan postur profesional.
- Penulisan pesan bisnis (email, memo, laporan, minutes of meeting) yang efektif dan sopan.
- Menyampaikan pesan sensitif atau rahasia dengan tepat.
- Image Building and Professional Branding
- Konsep personal branding untuk sekretaris eksekutif.
- Penampilan, etiket, dan bahasa tubuh sebagai cerminan profesionalisme.
- Membangun reputasi positif melalui konsistensi komunikasi dan perilaku.
- Studi kasus: bagaimana sekretaris sukses membangun citra positif bagi dirinya dan institusinya.
- Managing Upward and Cross-Functional Communication
- Strategi komunikasi dengan atasan (executive communication).
- Mengelola ekspektasi dan menyampaikan masukan secara diplomatis.
- Komunikasi lintas departemen dan hubungan eksternal.
- Praktik simulasi: executive briefing dan stakeholder handling.
- Crisis and Confidential Communication Handling
- Menangani isu komunikasi krisis dan tekanan situasional.
- Menjaga kerahasiaan informasi pimpinan dan perusahaan.
- Teknik komunikasi tenang dan profesional saat menghadapi konflik atau kritik.
- Practical Session and Personal Action Plan
- Role play dan simulasi situasi komunikasi strategis.
- Umpan balik dan evaluasi gaya komunikasi peserta.
- Penyusunan rencana pengembangan citra diri dan komunikasi profesional.



