IFRS (International Financial Reporting Standard) merupakan pedoman penyusunan
laporan keuangan yang diterima secara global, sedangkan PSAK (Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan) merupakan pedoman akuntan untuk membuat laporan keuangan.
Jika sebuah Negara mengkonvergensi IFRS, berarti Negara tersebut telah mengadopsi
sistem pelaporan keuangan yang berlaku secara global, sehingga memungkinkan pasar
dunia mengerti tentang laporan keuangan perusahaan di negara tersebut.
Konvergensi IFRS ke dalam PSAK akan berdampak besar bagi dunia usaha maupun
pendidikan. Agar proses adopsi PSAK berjalan dengan lancar, maka diperlukan persiapan awal
dengan cara mengorganisasikan sumber daya yang berhubungan dengan perubahan
Standar Akuntansi Keuangan. Pelatihan ini didesain untuk bisa memberikan pengetahuan awal
tentang pengadopsian sistem IFRS ke dalam PSAK terbaru agar memudahkan pemahaman
atas laporan keuangan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Internasional.
Materi Pokok
- PSAK 1 Penyajian Laporan Keuangan
- PSAK 2 (Revisi 2009) Laporan Arus Kas
- PSAK 3 (Revisi 2010) Laporan Keuangan Interim
- PSAK 4 Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri
- PSAK 5 Segmen Operasi
- PSAK 7 Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi
- PSAK 8 Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
- PSAK 12 Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
- PSAK 15 Investasi pada Entitas Asosiasi
- PSAK 16 Aset Tetap
- PSAK 17 (Revisi 2010) Laporan Keuangan Interim dan Penurunan Nilai
- PSAK 19 Aset Tak Berwujud
- PSAK 22 Kombinasi Bisnis
- PSAK 23 Pendapatan
- PSAK 25 Kebijakan Akuntansi
- PSAK 48 Penurunan Nilai Aset
- PSAK 57 Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi
- PSAK 58 Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual dan operasional yang dihentikan
- ISAK 7 Konsolidasi entitas bertujuan khusus
- ISAK 9 Perubahan atas liabilitas aktivitas purna operasi, restorasi, dan liabilitas serupa
- ISAK 10 Program Loyalitas Pelanggan
- ISAK 11 Distribusi Aset Non Kas Kepada Pemilik
- ISAK 14 Aset Tidak Berwujud (Biaya Situs Web)



