Pelatihan ini dirancang khusus untuk para profesional perbankan yang terlibat
dalam pembiayaan proyek (project financing), termasuk analis kredit, relationship
manager, pejabat pemutus kredit, dan divisi manajemen risiko. Dalam pembiayaan
proyek, struktur risiko dan arus kas sangat berbeda dibandingkan kredit konvensional,
sehingga memerlukan pendekatan analisis yang lebih mendalam dan terstruktur.
Pelatihan ini akan membekali peserta dengan pemahaman tentang karakteristik
pembiayaan proyek, tahapan evaluasi kelayakan proyek, teknik penilaian risiko, serta
struktur pembiayaan yang tepat sesuai siklus hidup proyek. Peserta akan belajar
bagaimana melakukan analisis aspek teknis, keuangan, pasar, hukum, dan lingkungan
dari sebuah proyek yang memerlukan pendanaan jangka menengah hingga panjang,
termasuk pemanfaatan metode analisis sensitivitas dan skenario.
Melalui pendekatan interaktif dan studi kasus riil, peserta akan dilatih untuk
menyusun credit appraisal report secara komprehensif, mulai dari analisis sponsor dan
struktur modal, proyeksi arus kas (cash flow-based lending), hingga evaluasi debt service
coverage ratio (DSCR) dan internal rate of return (IRR). Pelatihan juga membahas teknik
mitigasi risiko dalam project financing seperti penggunaan escrow account, standby
facility, covenant, serta analisis break-even point dan risiko keterlambatan konstruksi
(construction risk). Di akhir pelatihan, peserta diharapkan mampu memberikan
penilaian yang menyeluruh terhadap kelayakan suatu proyek, menyusun skema
pembiayaan yang terukur, dan memastikan bahwa struktur kredit yang diberikan sejalan
dengan profil risiko proyek dan kepentingan bank.
Tujuan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
- Memahami konsep, prinsip, dan struktur dasar project financing.
- Melakukan analisis kelayakan proyek secara menyeluruh dari aspek teknis,
keuangan, pasar, dan hukum. - Menyusun credit appraisal report dengan pendekatan cash flow-based lending
dan risk-based analysis. - Menilai kelayakan finansial proyek melalui proyeksi arus kas, DSCR, IRR, dan
sensitivitas keuangan. - Merancang struktur pembiayaan dan mitigasi risiko yang sesuai dengan karakter
proyek.
Materi Pokok
Hari 1: Konsep dan Analisis Kelayakan Proyek
- Pengenalan Project Financing
- Karakteristik pembiayaan proyek vs pembiayaan konvensional
- Peran stakeholder: sponsor, lender, off-taker, kontraktor, regulator
- Tahapan Evaluasi Proyek
- Studi kelayakan proyek (feasibility study)
- Analisis aspek teknis, legal, dan lingkungan
- Analisis Pasar dan Strategi Pemasaran Proyek
- Analisis permintaan dan penawaran
- Kajian risiko pasar dan strategi penetrasi
- Analisis Keuangan Proyek
- Penyusunan proyeksi arus kas (cash flow projection)
- Perhitungan IRR, NPV, Payback Period, dan Break-even Point
Hari 2: Struktur Pembiayaan dan Manajemen Risiko
- Struktur Modal dan Sumber Pembiayaan
- Komposisi ekuitas dan utang
- Skema pembiayaan multilateral/sindikasi
- Analisis Risiko dalam Pembiayaan Proyek
- Risiko konstruksi, operasional, keuangan, dan regulasi
- Teknik mitigasi risiko dan alokasi risiko antar pihak
- Cash Flow-Based Lending dan Debt Structuring
- Penilaian DSCR, LLCR, dan sensitivitas arus kas
- Penggunaan escrow account, reserve account, dan covenant
- Penyusunan Credit Appraisal Report
- Komponen utama laporan kelayakan kredit
- Penyusunan rekomendasi pembiayaan dan dokumentasi pendukung



