Dalam konteks globalisasi dan perdagangan internasional, perbankan syariah menghadapi risiko transaksi lintas negara yang kompleks, mulai dari fluktuasi nilai tukar, tarif perdagangan, hingga ketidakpastian regulasi internasional. Eksposur terhadap risiko ini dapat memengaruhi profitabilitas, likuiditas, dan stabilitas keuangan bank, khususnya bagi unit yang menangani pembiayaan ekspor-impor dan transaksi valuta asing syariah. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis risiko transaksi internasional, prinsip syariah yang berlaku, dan strategi mitigasi yang sesuai dengan regulasi OJK dan Bank Indonesia. Peserta akan mempelajari mekanisme transaksi ekspor-impor syariah, instrumen lindung nilai syariah seperti swap valas, serta teknik analisis risiko untuk menjaga posisi bank tetap aman dan profitabel.
Selain aspek teknis, pelatihan ini menekankan penerapan governance, risk, and compliance (GRC) dalam pengelolaan risiko transaksi internasional syariah, termasuk perencanaan, monitoring, dan pelaporan yang transparan. Peserta akan dibekali studi kasus, simulasi, dan diskusi interaktif terkait skenario riil eksposur tarif, perubahan nilai tukar, serta penggunaan instrumen swap valas syariah untuk meminimalkan risiko. Dengan pendekatan holistik, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi staf divisi treasury dan manajemen risiko syariah agar mampu mengelola risiko internasional secara efektif, menjaga kepatuhan syariah dan regulasi, serta mendukung kelangsungan operasional dan reputasi bank di pasar global.
Tujuan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memberikan pemahaman komprehensif tentang risiko transaksi internasional dalam konteks syariah.
- Membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam analisis, mitigasi, dan pengelolaan eksposur tarif, ekspor-impor, dan swap valas syariah.
- Menyampaikan prinsip syariah dan regulasi terkait transaksi internasional serta kepatuhan terhadap OJK dan Bank Indonesia.
- Mengembangkan kemampuan peserta dalam menerapkan strategi manajemen risiko secara terukur dan akuntabel.
- Mendorong integrasi prinsip GRC dalam pengelolaan risiko transaksi internasional syariah.
Materi Pokok
Hari 1 – Konsep, Regulasi, dan Risiko Transaksi Internasional
-
Pengantar Risiko Transaksi Internasional Syariah
- Jenis-jenis risiko: nilai tukar, tarif, dan risiko operasional
- Dampak risiko terhadap profitabilitas dan likuiditas bank
- Prinsip syariah dalam transaksi internasional
-
Regulasi dan Kepatuhan
- POJK dan ketentuan Bank Indonesia terkait transaksi internasional syariah
- Tata kelola, transparansi, dan audit internal
- Kepatuhan syariah dalam instrumen derivatif dan kontrak lindung nilai
-
Transaksi Ekspor-Impor Syariah
- Mekanisme pembayaran dan pembiayaan ekspor-impor
- Struktur kontrak syariah: murabahah, wakalah, ijarah
- Monitoring risiko dan mitigasi eksposur
Hari 2 – Instrumen Lindung Nilai, Analisis Risiko, dan Studi Kasus
-
Instrumen Swap Valas Syariah dan Hedging
- Konsep swap valas dan prinsip syariah
- Implementasi lindung nilai untuk risiko valuta asing
- Strategi mitigasi risiko tarif dan nilai tukar
-
Analisis Risiko dan Mitigasi
- Teknik analisis sensitivitas nilai tukar dan tarif
- Scenario planning dan stress testing transaksi internasional
- Integrasi risiko dalam pengelolaan portofolio treasury syariah
-
Governance, Risk, and Compliance (GRC) dalam Transaksi Internasional
- Penerapan kebijakan internal dan SOP terkait transaksi lintas negara
- Monitoring, pelaporan, dan evaluasi risiko
- Best practice pengelolaan risiko transaksi internasional syariah
-
Studi Kasus dan Simulasi
- Analisis skenario eksposur tarif dan fluktuasi nilai tukar
- Simulasi penggunaan swap valas syariah untuk mitigasi risiko
- Diskusi interaktif dan lessons learned



