Perubahan lingkungan bisnis, perkembangan regulasi, dan adopsi praktik internasional mendorong Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK IAI) untuk terus memperbarui dan menyempurnakan standar akuntansi keuangan di Indonesia. PSAK 226 dan PSAK 219 merupakan standar baru yang memberikan panduan spesifik terkait pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi tertentu yang sebelumnya belum diatur secara mendetail atau mengalami revisi signifikan.
Bagi perusahaan, memahami PSAK terbaru adalah keharusan agar laporan keuangan tetap kredibel, sesuai ketentuan, dan dapat dibandingkan dengan standar internasional. Kegagalan mengadopsi standar yang baru akan menimbulkan risiko kesalahan penyajian laporan keuangan, potensi sanksi dari regulator, serta berkurangnya kepercayaan investor dan pemangku kepentingan.
Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh pemahaman komprehensif tentang substansi, ruang lingkup, dan penerapan praktis PSAK 226 dan PSAK 219. Selain itu, peserta juga akan mempelajari implikasi transisi dari standar lama ke standar baru, contoh-contoh transaksi spesifik, serta cara melakukan penyesuaian jurnal dan laporan sesuai dengan ketentuan terkini.
TUJUAN
- Memberikan pemahaman menyeluruh mengenai ketentuan PSAK 226 dan PSAK 219.
- Membantu peserta mengidentifikasi transaksi yang relevan dengan kedua standar ini.
- Mengasah kemampuan peserta dalam menyusun laporan keuangan sesuai PSAK 226 dan PSAK 219.
- Memberikan panduan teknis pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan sesuai standar terbaru.
- Mengupas perbedaan mendasar dengan PSAK sebelumnya dan dampak transisinya terhadap laporan keuangan.
- Memberikan studi kasus, simulasi, dan best practice penerapan di lapangan.
MATERI POKOK
- Pengantar PSAK Terbaru
- Latar belakang dan urgensi pembaruan standar akuntansi
- Posisi PSAK 226 dan PSAK 219 dalam kerangka Standar Akuntansi Keuangan
- PSAK 226: Ruang Lingkup dan Definisi
- Dana pensiun pemberi kerja (employer pension funds) yang menyelenggarakan program manfaat pasti (defined benefit) dan atau program kontribusi pasti (defined contribution) bagi karyawan
- Tujuan dan prinsip dasar
- Pengakuan dan pengukuran transaksi
- Penyajian laporan dan pengungkapan
- Penerapan PSAK 226 di Perusahaan
- Contoh jurnal dan laporan
- Perbedaan signifikan dengan standar sebelumnya
- Analisis transaksi sesuai PSAK 226
- PSAK 219: Ruang Lingkup dan Definisi
- Imbalan kerja jangka pendek seperti gaji, bonus, dan cuti tahunan yang dibayar dalam waktu paling lama 12 bulan setelah akhir periode pelaporan
- Imbalan pascakerja seperti pensiun dan manfaat lain setelah karyawan pensiun
- Imbalan kerja jangka panjang lainnya selain pascakerja, seperti cuti panjang dan penghargaan masa kerja (jubilee)
- Pesangon pemutusan hubungan kerja
- Tujuan dan prinsip dasar
- Pengakuan dan pengukuran transaksi
- Penyajian laporan dan pengungkapan
- Penerapan PSAK 219 di Perusahaan
- Contoh jurnal dan laporan
- Perbedaan signifikan dengan standar sebelumnya
- Analisis transaksi sesuai PSAK 219
- Integrasi PSAK 226 dan PSAK 219 dalam Laporan Keuangan
- Harmonisasi dengan standar lain
- Tantangan implementasi
- Studi Kasus dan Best Practice



