Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip dan praktik akuntansi syariah yang berlaku dalam pengelolaan dana dan pendanaan di bank syariah. Dengan semakin ketatnya regulasi serta meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas, penerapan akuntansi syariah yang sesuai standar menjadi aspek krusial dalam menjaga kepercayaan nasabah dan keberlanjutan operasional bank. Pelatihan ini membahas standar akuntansi yang ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI), Standar Akuntansi Keuangan Syariah (SAK Syariah), serta regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang relevan, sehingga peserta mampu mengaplikasikan konsep-konsep akuntansi syariah secara tepat dalam pencatatan, pelaporan, dan pengelolaan dana serta produk pendanaan syariah seperti mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah.
Selain aspek teknis pencatatan dan pelaporan, pelatihan ini juga memberikan wawasan tentang bagaimana akuntansi syariah mendukung tata kelola dana dan pendanaan yang transparan dan sesuai prinsip syariah, termasuk mekanisme pengelolaan risiko dan audit syariah. Peserta akan mendapatkan pengetahuan praktis melalui studi kasus, diskusi, dan simulasi pencatatan transaksi syariah yang kompleks, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelaporan keuangan serta kepatuhan terhadap regulasi. Dengan pemahaman ini, diharapkan peserta, terutama yang berasal dari divisi akuntansi, keuangan, dan kepatuhan, dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif dan berkontribusi dalam penguatan kepercayaan dan keberlanjutan bank syariah.
Tujuan
- Memahami prinsip-prinsip dasar akuntansi syariah dan standar yang berlaku dalam industri perbankan syariah.
- Menerapkan standar akuntansi syariah dalam pencatatan dan pelaporan pengelolaan dana dan produk pendanaan syariah.
- Mengelola transaksi keuangan syariah seperti mudharabah, musyarakah, murabahah, dan ijarah secara akuntabel dan transparan.
- Memahami peran akuntansi syariah dalam mendukung tata kelola, manajemen risiko, dan audit syariah di bank syariah.
- Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan yang sesuai dengan regulasi OJK dan standar DSN-MUI.
Materi Pokok
Hari 1: Prinsip dan Standar Akuntansi Syariah
- Pengenalan Akuntansi Syariah dalam Industri Perbankan:
- Konsep dan prinsip dasar akuntansi syariah
- Perbedaan akuntansi syariah dan konvensional
- Regulasi dan standar akuntansi syariah (DSN-MUI, SAK Syariah, OJK)
- Standar Akuntansi Syariah untuk Pengelolaan Dana:
- Akuntansi produk dana syariah (tabungan, giro, deposito syariah)
- Pencatatan dan pelaporan dana pihak ketiga (DPK) syariah
- Pengelolaan dana investasi berdasarkan prinsip syariah
- Akuntansi Produk Pendanaan Syariah:
- Pencatatan transaksi mudharabah dan musyarakah
- Akuntansi murabahah dan ijarah
- Pengakuan pendapatan dan biaya sesuai prinsip syariah
- Studi Kasus dan Diskusi: Penerapan Standar Akuntansi Syariah pada Dana dan Pendanaan
Hari 2: Pengelolaan, Pelaporan, dan Audit Akuntansi Syariah
- Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan Syariah:
- Penyusunan laporan keuangan bank syariah sesuai standar SAK Syariah
- Pengungkapan informasi dan transparansi dalam laporan keuangan
- Keterkaitan antara akuntansi dan manajemen risiko syariah
- Audit Syariah dan Kepatuhan Akuntansi:
- Proses audit syariah dan peran Dewan Pengawas Syariah (DPS)
- Pengawasan kepatuhan terhadap prinsip syariah dalam pelaporan keuangan
- Penanganan temuan audit dan tindak lanjut
- Implementasi Sistem Akuntansi dan Teknologi Pendukung:
- Penggunaan software akuntansi syariah
- Integrasi sistem akuntansi dengan sistem manajemen risiko dan kepatuhan
- Best practices dalam digitalisasi akuntansi syariah
- Simulasi Pencatatan dan Pelaporan Transaksi Syariah:
- Praktik pencatatan transaksi dana dan pendanaan syariah
- Penyusunan laporan keuangan berbasis kasus nyata
- Diskusi hasil simulasi dan evaluasi pembelajaran



