Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai pembiayaan yang menggunakan agunan bergerak seperti kendaraan, alat berat, mesin produksi, inventory, dan piutang usaha. Berbeda dengan agunan properti, agunan bergerak memiliki dinamika nilai, risiko penggunaan, potensi pemindahan fisik, hingga aspek legal yang lebih kompleks. Oleh karena itu, lembaga keuangan membutuhkan pengetahuan yang kuat agar dapat melakukan penilaian yang tepat, memastikan pengikatan yang sah, dan mengelola risiko yang muncul selama masa kredit. Pelatihan ini akan membahas bagaimana mengukur nilai agunan bergerak, mengidentifikasi risiko penurunan nilai, serta menilai kelayakan objek jaminan dari perspektif finansial, operasional, dan pasar.
Dengan pendekatan studi kasus industri, peserta juga akan mempelajari praktik terbaik dalam pengawasan dan monitoring agunan bergerak, termasuk penggunaan teknologi seperti GPS, e-fidusia, hingga digital tracking. Peserta akan diajak memahami struktur pembiayaan berbasis agunan bergerak yang efektif serta bagaimana meminimalkan risiko moral hazard, fraud, dan potensi dispute hukum.
Tujuan
- Memahami karakteristik, potensi, dan risiko utama pembiayaan berbasis agunan bergerak.
- Menguasai teknik penilaian nilai agunan bergerak (market value, liquidation value, economic value).
- Mampu melakukan analisis kelayakan objek jaminan dari aspek legal, fisik, dan pasar.
- Mengetahui mekanisme pengikatan fidusia, pengikatan unit, dan pengikatan alternatif lainnya sesuai regulasi.
- Mengidentifikasi red flags, moral hazard, dan risiko fraud pada pembiayaan berbasis barang bergerak.
- Memahami teknik monitoring dan pengawasan agunan bergerak selama masa kredit.
- Mampu menyusun struktur pembiayaan yang aman dan mitigasi risiko yang tepat.
Materi Pokok
- Pengantar Pembiayaan Berbasis Agunan Bergerak
- Perbedaan agunan bergerak dan agunan tetap
- Jenis-jenis agunan bergerak: kendaraan, alat berat, mesin, inventory, piutang
- Risiko bawaan dan karakteristik masing-masing objek jaminan
- Identifikasi Risiko dalam Agunan Bergerak
- Risiko penurunan nilai dan depresiasi
- Risiko pemindahan lokasi dan penggunaan berlebihan
- Risiko moral hazard dan perilaku debitur
- Risiko hukum: kepemilikan, duplikasi agunan, dan sengketa
- Teknik Penilaian Agunan Bergerak
- Market approach, cost approach, dan income approach
- Penilaian alat berat, kendaraan operasional, dan mesin industri
- Penilaian piutang dan persediaan (inventory financing)
- Penentuan forced sale value (FSV) dan liquidation value
- Pengikatan Agunan Bergerak
- Fidusia: proses, dokumen, dan risiko cacat pengikatan
- Pengikatan unit kendaraan dan alat berat
- Pengikatan piutang, kontrak, dan inventory
- E-fidusia dan digitalisasi pengikatan
- Monitoring dan Pengawasan Agunan
- Monitoring fisik: inspeksi lapangan, logbook, dan maintenance record
- Monitoring digital: GPS, IoT, dan tracking alat berat
- Early warning indicators dan red flags
- Struktur Pembiayaan dan Mitigasi Risiko
- Collateral coverage dan loan-to-value (LTV)
- Additional collateral dan cross collateral
- Mitigasi risiko sektor transportasi, kontraktor, manufaktur, dan logistik
- Contoh struktur pembiayaan yang prudent
- Studi Kasus dan Simulasi
- Kasus pembiayaan kendaraan dan alat berat
- Kasus inventory financing dan piutang



