Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola dan meminimalkan risiko kredit guna menjaga kualitas portofolio pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. Dalam dunia perbankan yang semakin dinamis, kemampuan mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko kredit menjadi kunci utama untuk mencegah meningkatnya kredit bermasalah (NPL) serta menjaga stabilitas keuangan lembaga. Melalui pendekatan praktis, peserta akan mempelajari konsep manajemen risiko kredit secara menyeluruh, mulai dari tahap analisis, penyaluran, pemantauan, hingga penanganan kredit bermasalah.
Selain memahami teori dan regulasi terkini, peserta juga akan diajak untuk menerapkan strategi mitigasi risiko berbasis data, teknologi, dan kebijakan internal yang adaptif terhadap perubahan ekonomi. Pelatihan ini juga membahas penerapan Early Warning System, penguatan governance dalam pengelolaan kredit, serta integrasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pembiayaan. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu memperbaiki kualitas portofolio kredit sekaligus meningkatkan profitabilitas dan reputasi lembaga keuangan tempat mereka bekerja.
Tujuan
- Memahami konsep dasar dan kerangka kerja manajemen risiko kredit sesuai regulasi perbankan.
- Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi, menilai, dan memantau risiko kredit di seluruh tahap siklus pembiayaan.
- Mengembangkan strategi mitigasi risiko untuk menjaga kualitas portofolio kredit dan menekan rasio NPL.
- Mengimplementasikan sistem peringatan dini (Early Warning System) secara efektif.
- Mengintegrasikan prinsip ESG dan digital risk management dalam strategi pengelolaan risiko kredit.
Materi Pokok
- Sesi 1 – Konsep dan Kerangka Dasar Manajemen Risiko Kredit
- Definisi, tujuan, dan ruang lingkup manajemen risiko kredit
- Regulasi dan ketentuan terkait manajemen risiko perbankan (POJK, Basel III, IFRS 9)
- Hubungan antara manajemen risiko dan kualitas portofolio kredit
- Sesi 2 – Identifikasi dan Pengukuran Risiko Kredit
- Metode identifikasi risiko: individu, sektor, dan portofolio
- Penilaian probabilitas gagal bayar (Probability of Default – PD) dan eksposur risiko (EAD, LGD)
- Analisis sensitivitas dan stress testing untuk portofolio kredit
- Sesi 3 – Strategi Mitigasi dan Diversifikasi Portofolio Kredit
- Strategi mitigasi risiko (agunan, asuransi, covenant)
- Diversifikasi portofolio kredit berdasarkan sektor, wilayah, dan produk
- Penetapan limit risiko dan pemantauan kualitas aset
- Sesi 4 – Monitoring dan Pelaporan Risiko Kredit
- Early Warning System (EWS) dan indikator risiko utama
- Pemanfaatan teknologi dan data analytics dalam pemantauan risiko
- Penerapan model risk-based supervision dan credit scoring system
- Sesi 5 – Governance, Kepatuhan, dan Best Practices
- Struktur organisasi manajemen risiko dan peran tiga lini pertahanan (Three Lines of Defense)
- Peran komite risiko dan fungsi audit internal dalam pengawasan portofolio kredit



