Dalam lingkungan kerja perbankan yang cepat, kompetitif, dan penuh tekanan, kemampuan teknis dan kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk memastikan kinerja optimal. Kecerdasan emosional atau Emotional Intelligence (EQ) menjadi faktor penting yang menentukan bagaimana individu mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri serta orang lain dalam situasi kerja yang dinamis. EQ yang baik tidak hanya meningkatkan produktivitas individu, tetapi juga memperkuat hubungan kerja, mempercepat penyelesaian konflik, dan memperkuat sinergi tim. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang konsep EQ dan bagaimana mengaplikasikannya secara praktis dalam konteks kerja di dunia perbankan. Pelatihan ini akan membekali peserta dengan keterampilan dalam mengelola tekanan, berempati terhadap rekan kerja, serta membangun komunikasi yang positif dan kolaboratif. Dengan pendekatan interaktif, peserta akan diajak mengevaluasi gaya emosional masing-masing, memahami bagaimana emosi memengaruhi pengambilan keputusan, serta bagaimana meningkatkan ketahanan emosional dalam menghadapi tantangan kerja sehari-hari. Studi kasus, diskusi kelompok, dan simulasi akan memperkuat keterampilan praktis peserta dalam menerapkan EQ untuk memperbaiki kualitas hubungan kerja, meningkatkan efektivitas kepemimpinan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep dasar Emotional Intelligence dan perannya dalam dunia kerja. Mengembangkan kesadaran diri dan kemampuan mengelola emosi secara positif. Meningkatkan kemampuan empati, komunikasi, dan hubungan interpersonal di tempat kerja. Menggunakan EQ untuk memperkuat kolaborasi tim dan produktivitas organisasi.
Pengenalan Emotional Intelligence (EQ) Definisi EQ dan perbedaannya dengan IQ Pilar-pilar utama EQ: kesadaran diri, regulasi emosi, empati, dan hubungan sosial Peran EQ dalam produktivitas dan keberhasilan karier Kesadaran Diri dan Pengelolaan Emosi Pribadi Mengenali pemicu emosi dalam konteks kerja Teknik pengelolaan stres, kemarahan, dan frustrasi secara positif Membangun self-confidence dan respon yang terkendali Empati dan Keterampilan Sosial Mengembangkan empati untuk memperkuat relasi kerja Keterampilan mendengarkan aktif dan komunikasi asertif Membangun hubungan kerja yang saling menghargai dan suportif EQ dalam Tim dan Kolaborasi Organisasi Peran EQ dalam mendorong kerja sama tim dan penyelesaian konflik Meningkatkan sinergi lintas fungsi melalui komunikasi emosional yang sehat Mengelola dinamika tim dan membangun kepercayaan Simulasi dan Studi Kasus EQ di Dunia Kerja Studi kasus: bagaimana EQ menyelamatkan atau merusak kolaborasi Simulasi peran: menerapkan EQ dalam menghadapi situasi sulit di tempat kerja Latihan refleksi diri dan rencana pengembangan EQ pribadi
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang