Dalam industri yang highly regulated seperti perbankan dan sektor jasa keuangan, fungsi kepatuhan (compliance function) memegang peranan penting dalam memastikan seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai dengan ketentuan regulator, kebijakan internal, serta prinsip tata kelola yang baik. Salah satu instrumen utama dalam penguatan sistem kepatuhan adalah penyusunan Compliance Matrix dan Compliance Checklist yang terstruktur, terukur, dan komprehensif.
Compliance Matrix berfungsi sebagai alat pemetaan kewajiban regulasi dan pengendalian kepatuhan, sedangkan Compliance Checklist digunakan sebagai instrumen monitoring dan evaluasi pelaksanaan kepatuhan dalam proses bisnis perusahaan. Penyusunan kedua instrumen ini secara tepat akan membantu organisasi dalam mengidentifikasi gap kepatuhan, meminimalkan risiko pelanggaran, serta mendukung implementasi Good Corporate Governance (GCG) dan manajemen risiko yang efektif.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai metodologi penyusunan Compliance Matrix dan Compliance Checklist, mulai dari identifikasi regulasi, klasifikasi kewajiban kepatuhan, teknik mapping regulasi, hingga implementasi monitoring kepatuhan berbasis risiko. Pelatihan juga membahas praktik terbaik penerapan kepatuhan di sektor jasa keuangan sesuai arahan regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Dengan pendekatan praktis, workshop, dan studi kasus, peserta diharapkan mampu menyusun dokumen kepatuhan yang efektif dan dapat diimplementasikan dalam aktivitas operasional perusahaan.
Divisi Compliance
Divisi Regulatory Compliance
Divisi Risk Management
Divisi Internal Audit
Divisi Legal
Divisi Governance & Control
Divisi Corporate Secretary
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch