Tax Risk Management untuk Bank di Tengah Pengawasan DJP Berbasis Data Analytics

Tax Risk Management untuk Bank di Tengah Pengawasan DJP Berbasis Data Analytics

Tax Risk Management untuk Bank di Tengah Pengawasan DJP Berbasis Data Analytics

03 - 04 August 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Perkembangan transformasi digital administrasi perpajakan di Indonesia, termasuk implementasi Core Tax Administration System dan penggunaan data analytics oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), telah mengubah pola pengawasan serta pemeriksaan pajak terhadap industri perbankan. Bank sebagai institusi yang memiliki volume transaksi tinggi, kompleksitas produk keuangan yang beragam, serta keterhubungan data lintas sistem dan lintas regulator menjadi salah satu sektor yang memiliki tingkat eksposur risiko pajak yang tinggi. Pengawasan berbasis data analytics memungkinkan DJP melakukan profiling wajib pajak secara lebih cepat dan mendalam melalui integrasi data keuangan, rekonsiliasi transaksi, analisis kepatuhan, hingga pengujian kewajaran rasio keuangan dan perpajakan. Kondisi tersebut menuntut divisi akuntansi dan pajak perbankan untuk tidak hanya fokus pada pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga mampu membangun sistem manajemen risiko pajak yang proaktif, terukur, terdokumentasi, dan berbasis tata kelola yang kuat.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi pengelolaan risiko perpajakan pada industri perbankan di tengah meningkatnya pengawasan digital DJP. Peserta akan mempelajari pendekatan identifikasi, pengukuran, mitigasi, dan monitoring risiko pajak yang berkaitan dengan transaksi perbankan, pelaporan pajak, dokumentasi perpajakan, hingga pengendalian internal berbasis data. Selain itu, pelatihan ini juga membahas praktik terbaik dalam mempersiapkan data dan dokumentasi yang selaras dengan kebutuhan pemeriksaan berbasis analytics, teknik melakukan tax health check, rekonsiliasi fiskal yang efektif, serta pemanfaatan data analytics untuk meningkatkan kepatuhan dan meminimalkan potensi sengketa pajak. Dengan pendekatan studi kasus dan pembahasan praktik aktual di industri perbankan, peserta diharapkan mampu meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan perpajakan tahun 2026 yang semakin terdigitalisasi dan berbasis pengawasan data. 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  • Memahami perkembangan pengawasan perpajakan berbasis data analytics pada industri perbankan. 
  • Mengidentifikasi area risiko perpajakan utama dalam operasional bank. 
  • Memahami keterkaitan data akuntansi, transaksi keuangan, dan pelaporan perpajakan dalam proses pengawasan DJP. 
  • Menyusun kerangka kerja tax risk management yang efektif dan terintegrasi. 
  • Melakukan tax health check dan rekonsiliasi fiskal secara lebih akurat dan terdokumentasi. 
  • Mengembangkan strategi mitigasi risiko pajak dan kesiapan menghadapi pemeriksaan pajak berbasis data. 
  • Memanfaatkan data analytics untuk mendukung kepatuhan dan monitoring perpajakan bank. 
  • Meningkatkan governance, dokumentasi, dan pengendalian internal perpajakan di lingkungan perbankan.

Materi

Hari Pertama

1. Tren Pengawasan Perpajakan Industri Perbankan Tahun 2026

Sub Materi:

  • Transformasi digital perpajakan dan arah kebijakan DJP 
  • Pengawasan berbasis data analytics dan risk profiling wajib pajak 
  • Implementasi Core Tax Administration System 
  • Integrasi data perpajakan dengan sektor jasa keuangan 
  • Dampak pengawasan digital terhadap industri perbankan 
  • Area transaksi perbankan yang menjadi fokus pengawasan DJP 

2. Fundamental Tax Risk Management pada Industri Perbankan

Sub Materi:

  • Konsep dan framework tax risk management 
  • Jenis-jenis risiko pajak pada bank 
  • Risiko kepatuhan, risiko transaksi, dan risiko dokumentasi 
  • Hubungan tax risk management dengan governance dan compliance 
  • Peran divisi accounting, tax, compliance, dan internal audit 
  • Penyusunan tax risk register pada bank 

3. Identifikasi Risiko Pajak pada Aktivitas dan Produk Perbankan

Sub Materi:

  • Risiko pajak pada transaksi kredit dan pembiayaan 
  • Risiko perpajakan treasury dan transaksi derivatif 
  • Pajak atas jasa keuangan dan fee based income 
  • Risiko withholding tax dan transaksi lintas negara 
  • Risiko PPN pada aktivitas penunjang perbankan 
  • Risiko pajak dalam digital banking dan fintech collaboration 

4. Rekonsiliasi Data Akuntansi dan Perpajakan Berbasis Analytics

Sub Materi:

  • Keterkaitan laporan keuangan dengan SPT pajak 
  • Teknik rekonsiliasi fiskal yang efektif 
  • Analisis perbedaan temporer dan permanen 
  • Mapping akun GL terhadap objek pajak 
  • Identifikasi red flag menggunakan data analytics 
  • Penyusunan working paper perpajakan yang terdokumentasi 

 

Hari Kedua

5. Tax Health Check dan Early Warning System

Sub Materi:

  • Konsep tax health check pada industri perbankan 
  • Teknik self assessment risiko perpajakan 
  • Penggunaan analytics untuk deteksi anomali transaksi 
  • Identifikasi potensi koreksi fiskal 
  • Analisis rasio keuangan dan kewajaran perpajakan 
  • Penyusunan early warning indicator perpajakan 

6. Strategi Mitigasi Risiko dan Persiapan Pemeriksaan Pajak

Sub Materi:

  • Strategi mitigasi risiko pajak berbasis prioritas 
  • Penyusunan SOP dan kontrol internal perpajakan 
  • Dokumentasi pendukung transaksi dan evidence management 
  • Persiapan menghadapi permintaan data DJP 
  • Teknik menghadapi pemeriksaan pajak berbasis data analytics 
  • Pengelolaan komunikasi dan klarifikasi kepada otoritas pajak 

7. Pemanfaatan Data Analytics untuk Fungsi Tax Compliance

Sub Materi:

  • Konsep data-driven tax compliance 
  • Dashboard monitoring perpajakan 
  • Pemanfaatan tools analytics untuk fungsi pajak 
  • Otomasi rekonsiliasi dan validasi data pajak 
  • Analisis trend dan predictive tax risk 
  • Praktik terbaik implementasi tax analytics pada bank 

8. Studi Kasus dan Best Practice Tax Risk Management pada Bank

Sub Materi:

  • Studi kasus pemeriksaan pajak industri perbankan 
  • Analisis temuan dan koreksi fiskal 
  • Penyusunan action plan mitigasi risiko 
  • Simulasi identifikasi red flag perpajakan 
  • Benchmark praktik tax governance perbankan 
  • Penyusunan improvement plan fungsi tax bank

Peserta

  • Divisi Tax Management / Tax
  • Divisi Risk Management
  • Divisi Compliance
  • Divisi Finance & Accounting
  • Divisi Internal Audit

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan