Pelatihan ini dirancang untuk membekali tim divisi umum dalam industri perbankan dengan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis dalam menghadapi berbagai situasi krisis dan insiden yang dapat mengganggu kelancaran operasional kantor. Mengingat kompleksitas lingkungan kerja perbankan yang rentan terhadap risiko seperti gangguan fisik, kegagalan sistem, bencana alam, hingga ancaman keamanan siber, divisi umum memegang peranan penting sebagai garda terdepan dalam manajemen krisis. Pelatihan ini mengajarkan peserta bagaimana mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, merancang rencana kontinjensi, serta mengambil tindakan cepat dan tepat dalam penanganan insiden agar dampak negatif dapat diminimalisir secara signifikan.
Selain itu, pelatihan ini juga fokus pada penguatan koordinasi internal antar divisi dan komunikasi efektif dengan pihak eksternal dalam situasi krisis, sehingga seluruh proses penanggulangan berjalan terstruktur dan terintegrasi. Peserta akan dibekali dengan kerangka kerja manajemen krisis yang sesuai dengan regulasi dan standar industri perbankan, termasuk pengembangan prosedur evakuasi, mitigasi kerugian, serta pemulihan operasional pasca-krisis. Melalui simulasi dan studi kasus nyata, peserta dapat memahami praktik terbaik dalam menghadapi berbagai jenis insiden serta membangun ketahanan organisasi yang kokoh menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:
Hari 1: Dasar dan Strategi Manajemen Krisis di Divisi Umum Perbankan
1. Pengenalan Manajemen Krisis dan Insiden
2. Identifikasi dan Analisis Risiko
3. Perencanaan Kontinjensi dan Prosedur Penanganan Insiden
4. Manajemen Tim Krisis dan Pengambilan Keputusan
Hari 2: Implementasi, Komunikasi, dan Evaluasi Manajemen Krisis
1. Koordinasi Internal dan Eksternal dalam Penanganan Krisis
2. Simulasi Penanganan Insiden dan Latihan Tanggap Darurat
3. Pemulihan Operasional dan Evaluasi Pasca-Krisis
4. Penguatan Ketahanan Organisasi