Sektor perbankan merupakan industri yang sangat rentan terhadap sengketa hukum, baik yang bersifat perdata, pidana, maupun administratif. Sengketa dapat muncul dari hubungan kontraktual dengan nasabah, mitra kerja, penyedia jasa, hingga otoritas pengawas. Oleh karena itu, manajemen sengketa dan litigasi menjadi kompetensi krusial yang harus dimiliki oleh divisi hukum bank untuk melindungi kepentingan lembaga dan menjaga stabilitas operasional. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai strategi penanganan sengketa, penyusunan strategi litigasi, serta pendekatan preventif untuk menghindari potensi konflik hukum. Peserta akan dibekali dengan keterampilan teknis dan analitis dalam menangani perkara perbankan mulai dari tahap awal sengketa, penyusunan posisi hukum (legal position), hingga pelaksanaan putusan. Pelatihan ini juga mengintegrasikan pendekatan litigasi dan non-litigasi secara seimbang, dengan pembahasan mengenai penyelesaian sengketa melalui jalur pengadilan, arbitrase, maupun mediasi. Di tengah pengawasan ketat dari OJK dan tuntutan tata kelola yang tinggi, penyelesaian sengketa yang cepat, akurat, dan patuh hukum menjadi keharusan. Selain itu, peserta akan diajak untuk memahami pola-pola sengketa yang sering terjadi dalam sektor perbankan, seperti sengketa kredit macet, wanprestasi kontrak, pelanggaran fiduciary duty, serta gugatan konsumen. Studi kasus dan simulasi akan digunakan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menyusun dokumen litigasi, mengelola risiko hukum, serta membangun strategi penyelesaian yang efektif dan berkelanjutan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memberikan pemahaman praktis mengenai jenis-jenis sengketa hukum yang umum terjadi di sektor perbankan. Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola proses litigasi secara strategis dan profesional. Membekali peserta dengan keterampilan dalam menyusun argumentasi hukum, dokumen litigasi, dan strategi penyelesaian. Mendorong penguatan peran divisi hukum sebagai pengelola risiko hukum melalui pendekatan litigasi maupun non-litigasi.
Hari 1: Dasar-Dasar Manajemen Sengketa dan Strategi Litigasi Perbankan Karakteristik Sengketa di Sektor Perbankan Jenis-jenis sengketa: perdata, pidana, dan administratif Sengketa dengan nasabah, mitra bisnis, vendor, dan otoritas Analisis risiko hukum dalam kegiatan perbankan Strategi Manajemen Sengketa dalam Praktik Perbankan Tahapan penanganan sengketa sejak awal indikasi Pengumpulan bukti, penyusunan kronologi, dan legal position Pengelolaan komunikasi internal dan eksternal selama sengketa Penyelesaian Sengketa Melalui Jalur Litigasi Proses pengadilan perdata dan pidana: gugatan, pembelaan, pembuktian Teknik penyusunan gugatan dan jawaban hukum Peran kuasa hukum internal dan eksternal dalam litigasi bank Studi Kasus: Sengketa Kredit Bermasalah dan Jaminan Penanganan wanprestasi dan default debitur Penyitaan aset, eksekusi jaminan, dan perlawanan hukum debitur Kajian terhadap putusan pengadilan yang memengaruhi praktik bank Hari 2: Alternatif Penyelesaian Sengketa dan Perlindungan Hukum Bank Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi (ADR) di Dunia Perbankan Mediasi, arbitrase, dan negosiasi kontraktual Keuntungan dan tantangan penyelesaian non-litigasi Penyusunan klausul penyelesaian sengketa dalam kontrak bank Peran OJK dan Lembaga Alternatif Sengketa Perbankan Prosedur pengaduan konsumen melalui LAPS SJK Penyelesaian sengketa berdasarkan ketentuan OJK Tindak lanjut hasil mediasi/arbitrase yang bersifat final dan mengikat Manajemen Risiko dan Dokumentasi Litigasi Pengarsipan dan pengelolaan dokumen hukum selama proses sengketa Legal audit dan evaluasi atas proses penyelesaian perkara Kiat menjaga kepatuhan hukum dan reputasi lembaga dalam sengketa terbuka Simulasi Litigasi dan Penanganan Sengketa Strategis Simulasi penyusunan strategi pembelaan dalam gugatan nasabah Diskusi kelompok: mitigasi risiko reputasi selama proses litigasi Penilaian efektivitas penyelesaian dan pengambilan pelajaran dari kasus
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang