Lingkungan perbankan memiliki kerentanan tinggi terhadap berbagai potensi risiko keamanan dan situasi darurat, baik yang bersifat fisik seperti pencurian, perusakan, dan gangguan sosial, maupun yang bersifat bencana alam seperti gempa bumi, kebakaran, hingga banjir. Kantor pusat dan kantor cabang bank yang tersebar di berbagai wilayah membutuhkan sistem tata kelola keamanan dan prosedur tanggap darurat yang terstandarisasi, teruji, dan adaptif terhadap dinamika risiko lokal. Tata kelola keamanan yang baik tidak hanya mencakup pemasangan perangkat dan penempatan personel keamanan, tetapi juga mencakup kebijakan, perencanaan, pelatihan, koordinasi antarunit, serta keterlibatan seluruh karyawan dalam menciptakan budaya sadar risiko. Dalam konteks regulasi dan tanggung jawab kelembagaan, kesiapsiagaan terhadap kondisi darurat menjadi bagian penting dari operational resilience dan perlindungan terhadap reputasi bank secara keseluruhan. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman strategis dan keterampilan praktis bagi staf Divisi Umum, tim keamanan, serta personel terkait di kantor pusat dan cabang bank dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem keamanan serta protokol kedaruratan yang sesuai dengan standar industri, regulasi, dan kebutuhan lokal. Peserta akan mempelajari komponen tata kelola keamanan modern, penilaian risiko lingkungan kerja, pengembangan prosedur tanggap darurat, hingga manajemen krisis yang melibatkan berbagai fungsi internal. Pelatihan juga mencakup simulasi respons darurat, studi kasus insiden nyata di lingkungan bank, dan penyusunan rencana peningkatan sistem keamanan serta mitigasi risiko kedaruratan yang berkelanjutan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami prinsip tata kelola keamanan fisik dan non-fisik di kantor pusat dan cabang bank. Mengidentifikasi potensi ancaman dan risiko darurat yang relevan dengan operasional perbankan. Menyusun dan menerapkan protokol tanggap darurat dan evakuasi secara sistematis. Melakukan koordinasi lintas unit dan pelatihan kesiapsiagaan darurat bagi seluruh karyawan. Mengevaluasi efektivitas sistem keamanan dan melakukan perbaikan berkelanjutan sesuai perkembangan risiko.
Hari 1 – Tata Kelola Keamanan Kantor Pusat dan Cabang Ruang Lingkup dan Tantangan Keamanan di Lingkungan Perbankan Jenis ancaman keamanan fisik dan non-fisik yang umum terjadi di bank Perbedaan pendekatan keamanan di kantor pusat dan kantor cabang Peran Divisi Umum dan Satuan Pengamanan dalam sistem keamanan bank Penyusunan Kebijakan dan Prosedur Keamanan Bank Komponen kebijakan keamanan fisik dan logistik perbankan SOP pengamanan akses, pengawasan tamu, dan kontrol kendaraan Penggunaan perangkat keamanan: CCTV, alarm, dan kontrol akses elektronik Manajemen Personel Keamanan dan Koordinasi Tugas Standar kerja dan pelatihan untuk satpam internal/outsourcing Sistem pelaporan insiden dan eskalasi kejadian Koordinasi dengan kepolisian dan otoritas lokal jika terjadi gangguan Audit dan Evaluasi Sistem Keamanan Penyusunan checklist audit keamanan kantor pusat dan cabang Pelaporan kelemahan dan rekomendasi perbaikan sistem Dokumentasi dan pelacakan insiden keamanan untuk keperluan audit Hari 2 – Protokol Kedaruratan dan Manajemen Tanggap Darurat Identifikasi dan Analisis Risiko Darurat Penilaian risiko bencana alam, kebakaran, huru-hara, dan ancaman lainnya Pemetaan area rawan risiko dan pengaruhnya terhadap operasional Contoh kasus: penutupan cabang karena banjir/gangguan sosial Penyusunan Protokol Tanggap Darurat dan Evakuasi Struktur tim tanggap darurat (ERT - Emergency Response Team) Prosedur evakuasi dan titik kumpul yang aman Penggunaan alat bantu: APAR, kotak P3K, jalur evakuasi, rambu keselamatan Simulasi dan Pelatihan Kesiapsiagaan Darurat Teknik pelatihan evakuasi untuk seluruh karyawan Simulasi penanganan kebakaran, gempa, atau ancaman fisik lainnya Evaluasi hasil simulasi dan perbaikan SOP tanggap darurat Manajemen Krisis dan Komunikasi Internal Strategi komunikasi saat kondisi darurat dan pasca-krisis Peran pimpinan unit dan HR dalam menjaga ketenangan tim Penyusunan rencana pemulihan pasca-insiden (business continuity plan)
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang