Perkembangan transformasi digital di industri perbankan telah mendorong perubahan mendasar dalam pengelolaan dokumen dan administrasi perkantoran. Ketergantungan pada dokumen fisik tidak hanya menimbulkan inefisiensi biaya dan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko operasional, keamanan informasi, serta ketidakpatuhan terhadap regulasi yang semakin ketat. Dalam konteks perbankan, pengelolaan dokumen memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi karena berkaitan langsung dengan aspek kepatuhan, audit, manajemen risiko, dan perlindungan data. Oleh karena itu, penerapan konsep paperless office menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memastikan pengelolaan dokumen dilakukan secara tertib, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan regulator dan kebijakan internal bank. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai penerapan paperless office dan pengelolaan dokumentasi digital yang patuh terhadap regulasi di lingkungan perbankan. Peserta akan dibekali dengan pengetahuan terkait prinsip, kebijakan, serta praktik terbaik dalam digitalisasi dokumen, mulai dari proses penciptaan, penyimpanan, pengelolaan, hingga pemusnahan dokumen secara elektronik. Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya aspek tata kelola, keamanan informasi, pengendalian akses, serta kesiapan dokumen digital dalam menghadapi kebutuhan audit dan pemeriksaan regulator. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan dokumen digital yang terintegrasi, efektif, dan selaras dengan strategi transformasi digital bank.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami konsep dan urgensi penerapan paperless office di industri perbankan. Memahami siklus hidup dokumen dan pengelolaan dokumentasi digital yang patuh terhadap regulasi. Mengidentifikasi risiko operasional dan kepatuhan dalam pengelolaan dokumen digital. Menerapkan prinsip keamanan informasi dan pengendalian akses dokumen elektronik. Menyusun kerangka kebijakan dan prosedur paperless office yang sesuai dengan kebutuhan dan standar perbankan.
Hari Pertama: Konsep & Regulasi Paperless Office Pengantar Paperless Office di Industri Perbankan Konsep dan manfaat paperless office Tantangan dan risiko penerapan di perbankan Peran paperless office dalam efisiensi dan transformasi digital Regulasi & Kebijakan Pengelolaan Dokumen Perbankan Prinsip kepatuhan dalam pengelolaan dokumen Kebijakan internal bank terkait dokumentasi Kesiapan dokumen digital untuk audit dan pemeriksaan Siklus Hidup Dokumen Digital (Digital Document Lifecycle) Penciptaan dan klasifikasi dokumen elektronik Penyimpanan, pengarsipan, dan retensi dokumen Pemusnahan dokumen digital secara aman dan terkontrol Tata Kelola & Standar Pengelolaan Dokumen Elektronik Records management dan document governance Standar pengelolaan dokumen digital Integrasi paperless office dengan proses bisnis bank Hari Kedua: Implementasi & Pengendalian Paperless Office Sistem dan Teknologi Pendukung Paperless Office Pengenalan Document Management System (DMS) Digital signature dan workflow persetujuan elektronik Integrasi sistem dokumentasi dengan aplikasi perbankan Keamanan Informasi & Perlindungan Data Dokumen Digital Pengendalian akses dan otorisasi dokumen Manajemen risiko kebocoran dan kehilangan data Penerapan prinsip keamanan informasi dalam dokumentasi digital Manajemen Risiko, Audit & Kepatuhan Dokumen Digital Risiko operasional dalam paperless office Kesiapan audit dan penelusuran dokumen (audit trail) Penanganan temuan audit terkait dokumentasi Penyusunan Kerangka Implementasi Paperless Office Analisis kondisi eksisting dan kesiapan organisasi Penyusunan kebijakan, SOP, dan kontrol internal Indikator keberhasilan dan evaluasi implementasi
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang