Mitigasi Risiko Operasional dan Business Continuity Planning (BCP) di Era Disrupsi

Mitigasi Risiko Operasional dan Business Continuity Planning (BCP) di Era Disrupsi

Mitigasi Risiko Operasional dan Business Continuity Planning (BCP) di Era Disrupsi

27 – 28 April 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Dalam beberapa tahun terakhir, industri perbankan menghadapi perubahan yang sangat cepat dan dinamis sebagai dampak dari disrupsi digital yang masif, peningkatan ancaman siber yang semakin kompleks dan terorganisir, ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh berbagai faktor geopolitik maupun fluktuasi pasar, serta meningkatnya kompleksitas operasional akibat integrasi teknologi dan tuntutan layanan yang semakin tinggi. Perubahan ini tidak hanya memengaruhi fungsi bisnis inti, tetapi juga berdampak signifikan terhadap fungsi pendukung, termasuk divisi umum yang bertanggung jawab atas pengelolaan fasilitas, aset, keamanan lingkungan kerja, serta layanan operasional lainnya. Dalam konteks ini, divisi umum memiliki peran yang semakin strategis dalam memastikan kelangsungan operasional organisasi tetap terjaga secara optimal, efisien, dan aman. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, terstruktur, dan aplikatif mengenai bagaimana mengidentifikasi, menganalisis, serta memitigasi berbagai risiko operasional yang berpotensi mengganggu aktivitas bisnis, baik yang bersumber dari faktor internal seperti human error dan kegagalan sistem, maupun faktor eksternal seperti bencana alam, gangguan infrastruktur, hingga ancaman keamanan. Peserta akan diajak untuk memahami berbagai skenario risiko yang relevan dengan kondisi terkini dan proyeksi masa depan, termasuk gangguan teknologi digital, serangan siber yang berdampak pada operasional fisik, serta krisis kesehatan atau keadaan darurat lainnya yang dapat menghambat keberlangsungan layanan perbankan. Selain itu, pelatihan ini juga berfokus pada pengembangan serta implementasi Business Continuity Planning (BCP) yang tidak hanya efektif, tetapi juga adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis yang cepat dan tidak terduga. Peserta akan mempelajari secara mendalam bagaimana menyusun strategi keberlanjutan bisnis yang terintegrasi dengan kebijakan perusahaan, selaras dengan regulasi yang berlaku, serta mengacu pada praktik terbaik (best practices) di industri perbankan global. Proses pembelajaran akan mencakup pemahaman mengenai analisis dampak bisnis (Business Impact Analysis), penentuan prioritas proses kritikal, hingga penyusunan rencana pemulihan yang realistis dan terukur. Melalui pendekatan yang berbasis studi kasus aktual, diskusi interaktif, serta simulasi situasi krisis, peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan praktis dalam merancang rencana kontinjensi yang komprehensif, melakukan uji coba (testing) dan evaluasi terhadap rencana tersebut, serta meningkatkan kesiapan organisasi dalam merespons berbagai situasi darurat secara cepat dan tepat. Dengan demikian, divisi umum tidak hanya berfungsi sebagai unit pendukung administratif, tetapi juga dapat bertransformasi menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas operasional, meningkatkan ketahanan organisasi (organizational resilience), serta melindungi reputasi institusi di tengah berbagai tantangan dan ketidakpastian di era disrupsi.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami konsep dan jenis-jenis risiko operasional di industri perbankan Mengidentifikasi dan menganalisis potensi risiko dalam lingkup kerja divisi umum Menyusun strategi mitigasi risiko yang efektif dan terukur Memahami prinsip dan kerangka kerja Business Continuity Planning (BCP) Menyusun dokumen BCP yang sesuai dengan kebutuhan organisasi Melakukan simulasi dan evaluasi rencana keberlangsungan bisnis Meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi krisis dan gangguan operasional

Materi

Hari 1: Fundamental Risiko Operasional & Mitigasi

  • Konsep Dasar Risiko Operasional di Perbankan

Definisi dan ruang lingkup risiko operasional Jenis-jenis risiko operasional (internal, eksternal, sistem, manusia) Studi kasus risiko operasional di industri perbankan

  • Identifikasi dan Analisis Risiko

Teknik identifikasi risiko (risk register, risk mapping) Penilaian risiko (likelihood vs impact) Tools analisis risiko (Risk Matrix, Heat Map)

  • Strategi Mitigasi Risiko Operasional

Pendekatan mitigasi (avoid, reduce, transfer, accept) Penyusunan kontrol internal dan SOP Peran divisi umum dalam mitigasi risiko

  • Integrasi Manajemen Risiko dalam Operasional GA

Pengelolaan risiko fasilitas dan aset Risiko vendor dan pihak ketiga Dokumentasi dan pelaporan risiko Hari 2: Business Continuity Planning (BCP) & Crisis Management

  • Konsep dan Framework BCP

Definisi dan tujuan BCP Komponen utama BCP (BIA, risk assessment, recovery strategy) Standar dan best practice (ISO 22301 – pengenalan)

  • Business Impact Analysis (BIA)

Identifikasi proses kritikal Penentuan Recovery Time Objective (RTO) & Recovery Point Objective (RPO) Analisis dampak gangguan bisnis

  • Penyusunan Dokumen BCP

Struktur dan isi dokumen BCP Penetapan tim tanggap darurat Prosedur komunikasi krisis

  • Simulasi & Crisis Management

Tabletop exercise skenario krisis Evaluasi dan perbaikan BCP Strategi peningkatan resilience organisasi

Metode

Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test

Fasilitas

Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang harga OFFLINE : Rp8.000.000,- / Participant / Non Residential / Offline Public Training / Running dengan kuota minimal 5 peserta ONLINE : Rp4.000.000,- / Participant / Online Public Training / Running dengan Kuota Minimal 3 peserta In House Training (Hubungi Kami untuk mendapatkan Harga Khusus)

Kembali ke Layanan