Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem perbankan tahun 2026 telah membawa efisiensi luar biasa, namun sekaligus menghadirkan risiko hukum dan etika yang belum pernah ada sebelumnya. Pelatihan ini dirancang untuk membekali jajaran kepatuhan dan manajemen risiko dengan kerangka kerja AI Governance yang kokoh guna memastikan bahwa setiap algoritma yang digunakan bersifat transparan, akuntabel, dan bebas dari bias. Fokus utama program ini adalah menjamin bahwa implementasi AI di bank tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga sepenuhnya patuh terhadap standar regulasi pelindungan data dan prinsip keadilan bagi nasabah.
Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari cara mengaudit model AI secara berkala untuk mendeteksi potensi "halusinasi AI" atau kegagalan logika yang dapat berdampak pada keputusan kredit dan investasi. Selain itu, program ini membedah standar kepatuhan global dan nasional terkait etika AI, termasuk manajemen risiko pihak ketiga jika bank menggunakan penyedia teknologi AI eksternal. Dengan tata kelola yang tepat, bank dapat memitigasi risiko tuntutan hukum dan kerugian reputasi, sekaligus membangun kepercayaan nasabah melalui penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan etis.
Audit AI & Akuntabilitas: Memiliki kemampuan untuk melakukan pengawasan terhadap model AI agar setiap keputusannya dapat dijelaskan (Explainable AI/XAI) saat diaudit.
1. Etika AI, Regulasi, dan Struktur Tata Kelola
2. Manajemen Risiko Teknis dan Implementasi Kepatuhan