Perusahaan dalam skala besar tidak bisa terbebas begitu saja dari permasalahan kecurangan atau fraud, yang mana permasalahan ini bisa muncul dari dalam perusahaan itu sendiri maupun pengaruh lingkungan luar perusahaan. Hampir semua perusahaan beresiko menjadi sasaran dari fraud ini, efek adanya sebuah kecurangan tidak hanya berdampak pada kerugian investasi atau legal cost namun juga menjurus pada hilangnya kepercayaan masyarakat di pasar modal. Terpublikasinya prilaku curang para eksekutif sungguh akan berpengaruh terhadap citra dan reputasi dari perusahaan yang pada gilirannya akan menjadi beban dari pemilik atau pemegang saham perusahaan. Regulasi yang mengatur kecurangan semakin banyak diterbitkan dan sudah semakin bersifat “worldwide” seperti Tindak Pidana Korupsi, Tindak Pidana Pencucian Uang, Tindak Pidana Perbankan, Tindak Pidana Tertentu/Khusus Lainnya, Peraturan yang terkait dengan Pengadaan Barang dan Jasa, semakin meningkatkan tanggung jawab dan tanggung gugat Manajemen atas Kecurangan.
Overview Tindak Pidana Kejahatan Perbankan Overview Penerapan Strategi Anti-Fraud di Perbankan POJK Nomor 39/POJK. 03/2019 Overview dan Pemahaman Mengenai Fraud Konsep dari Strategi Anti-Fraud (Pencegahan, Pendeteksian, Investigasi, Penyelesaian) Klasifikasi Karakteristik/Tipologi Fraud Fraud Risk Management Framework yang Terintegrasi
Cara mendeteksi Fraud Metode Umum FDS Data analytic yang digunakan untuk FDS
efektif dalam meminimalisir transaksi suspect fraud
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang