Internal Audit for Sustainability Disclosures: Audit Internal Pengungkapan Keberlanjutan

Internal Audit for Sustainability Disclosures: Audit Internal Pengungkapan Keberlanjutan

Internal Audit for Sustainability Disclosures: Audit Internal Pengungkapan Keberlanjutan

16 - 17 September 2026 Malang Hotel Ibis Style

Deskripsi

Dalam era ekonomi berkelanjutan, risiko organisasi terbesar bukan lagi sekadar kepatuhan finansial, melainkan “Kegagalan Integritas ESG” (Sustainability Misstatement). Investor, regulator (seperti OJK melalui POJK 51), dan konsumen kini menuntut transparansi atas dampak lingkungan dan sosial perusahaan. Tanpa strategi Audit Internal Pengungkapan Keberlanjutan, perusahaan rentan terhadap tuduhan greenwashing, sanksi regulasi, dan penurunan nilai investasi akibat data non-finansial yang tidak akurat. Audit ini memastikan bahwa setiap klaim emisi karbon, penggunaan energi, dan dampak sosial didukung oleh bukti objektif yang setara dengan kualitas laporan keuangan.

Metode audit kini bertransformasi dari sekadar pemeriksaan narasi menjadi audit teknis terhadap data non-keuangan yang kompleks. Implementasi Sustainability Audit Mastery melibatkan penguasaan atas standar pelaporan global seperti GRI (Global Reporting Initiative), SASB, dan IFRS S1 & S2. Kebutuhan untuk mengintegrasikan metrik ESG ke dalam sistem pengendalian internal menjadi pendorong utama transformasi ini. Langkah ini memastikan bahwa laporan keberlanjutan bukan sekadar alat pemasaran, melainkan refleksi jujur dari kinerja organisasi dalam menjaga bumi dan manusia.

Program ini menyajikan materi audit internal pengungkapan keberlanjutan secara komprehensif bagi para Auditor Internal, Manajer ESG/Sustainability, dan praktisi kepatuhan. Fokus bahasan meliputi teknik verifikasi metrik lingkungan hingga seni mengevaluasi materialitas isu keberlanjutan. Peserta akan dilatih untuk membedah rantai pasokan data ESG, menguji keandalan sistem pengumpulan data di lapangan, dan memastikan keselarasan antara laporan tahunan dengan laporan keberlanjutan. Tujuan utama adalah menciptakan auditor yang mahir dalam memberikan keyakinan bahwa organisasi telah melaporkan kinerja keberlanjutannya secara jujur dan transparan.

Materi ini bersumber dari standar internasional untuk memastikan setiap prosedur audit memiliki kredibilitas global. Prinsip Data Traceability diterapkan agar setiap angka dalam laporan dapat ditelusuri kembali ke sumber aslinya (seperti meteran listrik atau catatan limbah). Sistem didesain untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap risiko perubahan iklim dan dampaknya terhadap kelangsungan bisnis. Pelatihan mengadopsi standar praktik terbaik dalam mengevaluasi “Double Materiality”—bagaimana perusahaan memengaruhi dunia dan bagaimana dunia memengaruhi perusahaan secara finansial.

Program ini dirancang bagi profesional yang bertugas memberikan jaminan atas laporan non-keuangan, pimpinan unit keberlanjutan, serta auditor yang ingin menspesialisasi diri dalam bidang ESG yang sedang berkembang pesat.

Tujuan

  • Memahami kerangka regulasi ESG nasional (OJK) dan standar global (GRI, IFRS S1/S2).
  • Menguasai teknik audit atas proses penentuan isu material (Materiality Assessment).
  • Mengidentifikasi celah pengendalian pada pengumpulan data emisi, energi, dan sosial.
  • Menerapkan metodologi pengujian substantif terhadap metrik kinerja keberlanjutan.
  • Membangun jalur audit yang memastikan integritas data dari unit operasional ke laporan akhir.
  • Mengelola evaluasi terhadap keterlibatan pemangku kepentingan (Stakeholder Engagement).
  • Merancang laporan audit internal yang memberikan rekomendasi perbaikan tata kelola ESG.
  • Melatih kemandirian dalam melakukan audit “Kesehatan Pengungkapan Keberlanjutan” secara periodik.

Materi

  • Ekosistem Pelaporan Keberlanjutan – Memahami tren ESG global, tuntutan investor, dan peran audit internal dalam menumbuhkan kepercayaan publik.
  • Kerangka Regulasi & Standar (GRI, SASB, IFRS) – Bedah standar pelaporan terbaru dan persyaratan POJK mengenai Laporan Keberlanjutan.
  • Audit Tata Kelola Keberlanjutan – Mengevaluasi peran dewan direksi dan komite dalam mengawasi strategi dan risiko ESG organisasi.
  • Uji Materialitas & Ruang Lingkup Audit – Teknik audit atas bagaimana perusahaan menentukan isu mana yang paling relevan untuk diungkapkan.
  • Audit Data Lingkungan (E) – Verifikasi perhitungan jejak karbon (Scope 1, 2, 3), konsumsi air, manajemen limbah, dan biodiversitas.
  • Audit Data Sosial (S) – Memeriksa akurasi data ketenagakerjaan, kesehatan & keselamatan kerja (K3), serta pengembangan masyarakat.
  • Audit Tata Kelola Internal (G) – Evaluasi etika bisnis, anti-korupsi, dan transparansi dalam konteks laporan keberlanjutan.
  • Kontrol Internal atas Data Non-Finansial – Membangun mekanisme check and balance pada sistem input data ESG di level operasional.
  • Audit Rantai Pasok Berkelanjutan – Teknik verifikasi terhadap klaim keberlanjutan yang melibatkan vendor dan pihak ketiga.
  • Deteksi Greenwashing – Prosedur untuk mengidentifikasi klaim lingkungan yang berlebihan atau tidak didukung bukti yang kuat.
  • Integritas Sistem Informasi ESG – Audit terhadap perangkat lunak atau platform digital yang digunakan untuk mengonsolidasi data keberlanjutan.
  • Studi Kasus & Tanya Jawab Interaktif

Peserta

Divisi Internal Audit

Divisi Sustainability

Divisi ESG

Divisi Compliance

Divisi Risk Management

Divisi Finance

Divisi Corporate Secretary

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 
 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan