Dalam era ekonomi berkelanjutan, risiko organisasi terbesar bukan lagi sekadar kepatuhan finansial, melainkan “Kegagalan Integritas ESG” (Sustainability Misstatement). Investor, regulator (seperti OJK melalui POJK 51), dan konsumen kini menuntut transparansi atas dampak lingkungan dan sosial perusahaan. Tanpa strategi Audit Internal Pengungkapan Keberlanjutan, perusahaan rentan terhadap tuduhan greenwashing, sanksi regulasi, dan penurunan nilai investasi akibat data non-finansial yang tidak akurat. Audit ini memastikan bahwa setiap klaim emisi karbon, penggunaan energi, dan dampak sosial didukung oleh bukti objektif yang setara dengan kualitas laporan keuangan.
Metode audit kini bertransformasi dari sekadar pemeriksaan narasi menjadi audit teknis terhadap data non-keuangan yang kompleks. Implementasi Sustainability Audit Mastery melibatkan penguasaan atas standar pelaporan global seperti GRI (Global Reporting Initiative), SASB, dan IFRS S1 & S2. Kebutuhan untuk mengintegrasikan metrik ESG ke dalam sistem pengendalian internal menjadi pendorong utama transformasi ini. Langkah ini memastikan bahwa laporan keberlanjutan bukan sekadar alat pemasaran, melainkan refleksi jujur dari kinerja organisasi dalam menjaga bumi dan manusia.
Program ini menyajikan materi audit internal pengungkapan keberlanjutan secara komprehensif bagi para Auditor Internal, Manajer ESG/Sustainability, dan praktisi kepatuhan. Fokus bahasan meliputi teknik verifikasi metrik lingkungan hingga seni mengevaluasi materialitas isu keberlanjutan. Peserta akan dilatih untuk membedah rantai pasokan data ESG, menguji keandalan sistem pengumpulan data di lapangan, dan memastikan keselarasan antara laporan tahunan dengan laporan keberlanjutan. Tujuan utama adalah menciptakan auditor yang mahir dalam memberikan keyakinan bahwa organisasi telah melaporkan kinerja keberlanjutannya secara jujur dan transparan.
Materi ini bersumber dari standar internasional untuk memastikan setiap prosedur audit memiliki kredibilitas global. Prinsip Data Traceability diterapkan agar setiap angka dalam laporan dapat ditelusuri kembali ke sumber aslinya (seperti meteran listrik atau catatan limbah). Sistem didesain untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap risiko perubahan iklim dan dampaknya terhadap kelangsungan bisnis. Pelatihan mengadopsi standar praktik terbaik dalam mengevaluasi “Double Materiality”—bagaimana perusahaan memengaruhi dunia dan bagaimana dunia memengaruhi perusahaan secara finansial.
Program ini dirancang bagi profesional yang bertugas memberikan jaminan atas laporan non-keuangan, pimpinan unit keberlanjutan, serta auditor yang ingin menspesialisasi diri dalam bidang ESG yang sedang berkembang pesat.
Divisi Internal Audit
Divisi Sustainability
Divisi ESG
Divisi Compliance
Divisi Risk Management
Divisi Finance
Divisi Corporate Secretary
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch