Reducing False Positive dalam AML Monitoring: Strategi dan Teknik Praktis

Reducing False Positive dalam AML Monitoring: Strategi dan Teknik Praktis

Reducing False Positive dalam AML Monitoring: Strategi dan Teknik Praktis

13 - 15 May 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, mendalam, dan aplikatif mengenai tantangan tingginya tingkat false positive dalam sistem Anti-Money Laundering (AML) monitoring serta dampaknya terhadap efektivitas fungsi kepatuhan di industri perbankan. Seiring dengan meningkatnya volume transaksi digital, kompleksitas pola transaksi, serta penerapan sistem monitoring berbasis aturan (rule-based system), banyak institusi keuangan menghadapi permasalahan tingginya jumlah alert yang tidak relevan, sehingga membebani sumber daya manusia, memperlambat proses investigasi, dan berpotensi mengaburkan deteksi terhadap aktivitas yang benar-benar mencurigakan. Dalam konteks ini, pengelolaan false positive menjadi isu strategis yang memerlukan pendekatan yang lebih cerdas, berbasis risiko, dan didukung oleh pemanfaatan data serta teknologi yang tepat.

Lebih lanjut, pelatihan ini akan mengupas berbagai strategi dan teknik praktis untuk mengurangi false positive secara signifikan tanpa mengurangi sensitivitas sistem dalam mendeteksi transaksi mencurigakan, termasuk melalui optimalisasi parameter monitoring, penerapan risk-based approach, pemanfaatan data analytics, serta integrasi teknologi seperti machine learning. Peserta akan diajak untuk memahami akar penyebab munculnya false positive, mengevaluasi efektivitas skenario monitoring yang ada, serta mengembangkan pendekatan yang lebih presisi dalam menyaring alert yang relevan. Dengan pendekatan yang berbasis studi kasus dan praktik terbaik, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, kualitas investigasi, serta efektivitas program AML secara keseluruhan.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep false positive dalam sistem AML monitoring dan dampaknya terhadap efektivitas kepatuhan. 
  2. Mengidentifikasi penyebab utama tingginya false positive dalam sistem monitoring transaksi. 
  3. Menerapkan pendekatan berbasis risiko dalam pengelolaan alert AML. 
  4. Mengoptimalkan parameter dan skenario monitoring untuk meningkatkan akurasi deteksi. 
  5. Memanfaatkan data dan teknologi untuk mengurangi false positive secara efektif.

Materi

Hari 1: Pemahaman Dasar & Analisis False Positive

1. Konsep AML Monitoring dan False Positive

  • Definisi dan mekanisme kerja sistem AML monitoring 
  • Pengertian false positive dan false negative
  • Dampak operasional dan risiko dari tingginya false positive
  • Key metrics dalam evaluasi sistem monitoring 

2. Akar Penyebab False Positive

  • Keterbatasan rule-based system 
  • Parameter threshold yang terlalu umum atau tidak spesifik 
  • Kualitas data (data quality issues) 
  • Kurangnya segmentasi nasabah dan profil risiko 

3. Risk-Based Approach dalam AML Monitoring

  • Prinsip pendekatan berbasis risiko dalam AML 
  • Segmentasi nasabah berdasarkan profil risiko 
  • Penyesuaian skenario monitoring berdasarkan risk level 
  • Prioritisasi alert berbasis risiko 

Hari 2: Strategi Optimasi & Implementasi

4. Optimalisasi Skenario dan Parameter Monitoring

  • Tuning threshold dan rule parameters 
  • Pengembangan skenario berbasis pola transaksi spesifik 
  • Pengurangan duplikasi alert 
  • Back-testing dan validation model monitoring 

5. Pemanfaatan Data dan Teknologi

  • Data analytics untuk identifikasi pola transaksi 
  • Penggunaan machine learning untuk alert filtering 
  • Behavioral analysis dan anomaly detection 
  • Integrasi sistem monitoring dengan data eksternal 

6. Peningkatan Proses Investigasi dan Workflow

  • Penyaringan awal (alert triage) yang efektif 
  • Standarisasi proses investigasi 
  • Dokumentasi dan audit trail 
  • Pengukuran efektivitas investigasi 

7. Workshop: Strategi Reducing False Positive

  • Analisis kasus tingginya false positive
  • Identifikasi gap dalam sistem monitoring yang ada 
  • Penyusunan strategi optimasi yang aplikatif 
  • Presentasi dan diskusi solusi 

Peserta

Divisi Anti Money Laundering (AML)

Divisi Compliance

Divisi Data Analytics

Divisi Risk Management

Divisi IT / TI

Divisi Financial Crime Prevention

Divisi Internal Audit

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 
 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan