Metode Parametrik (SFA) Dan Nonparametrik (DEA) Untuk Pengukuran Tingkat Efisiensi Kantor Cabang

Metode Parametrik (SFA) Dan Nonparametrik (DEA) Untuk Pengukuran Tingkat Efisiensi Kantor Cabang

Metode Parametrik (SFA) Dan Nonparametrik (DEA) Untuk Pengukuran Tingkat Efisiensi Kantor Cabang

27 – 28 Februari 2025 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Data Envelopment Analysis pertama kali diperkenalkan oleh Charnes, Cooper dan Rhodes pada tahun 1978 dan 1979. Semenjak itu pendekatan dengan menggunakan DEA ini banyak digunakan di dalam riset-riset operasional dan ilmu manajemen. Pendekatan DEA ini lebih menekankan kepada pendekatan yang berorientasi kepada tugas dan lebih difokuskan kepada tugas yang penting, yaitu mengevaluasi kinerja dari unit pembuat keputusan/UPK (decisionmaking units). Semenjak tahun 1980an, pendekatan ini banyak digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi dari industri perbankan secara nasional. DEA merupakan suatu teknik program linier yang digunakan untuk mengevaluasi bagaimana suatu proses pengambilan keputusan dalam suatu unit beroperasi secara relatif dengan unit lain dalam sampel. Selanjutnya proses tersebut akan membentuk suatu garis frontier yang terbentuk dari unit-unit yang efisien yang kemudian dibandingkan dengan unit yang tidak efisien untuk menghasilkan nilai efisiensinya mas-ing-masing. Sedangkan dengan menggunakan metode parametrik, ada 2 pendekatan untuk menghitung efisiensi, yaitustochastic frontier approach (SFA) dan distribution free ap-proach (DFA) Metode SFA ini dikembangkan oleh Aigner, Lovell, Schmidt pada 1977. Pa-da metode ini, profit dari suatu bank dimodelkan untuk terdeviasi dari profit efficient frontier-nya akibat adanya random noise dan inefisiensi.

Materi

  • Konsep Dasar Efisiensi
  • Jenis Efisiensi
  • Beberapa Metode Pengukuran Efisiensi
  • Perbedaan SFA, DFA dan DEA
  • Metode Parametrik dan Non-Parametrik
  • Mengukur Aktivitas Perbankan
  • Kelebihan dan Kekurangan beberapa Metode Pengukuran Efisiensi
  • Efisiensi Teknis
  • Efisiensi Alokatif
  • Formulasi Matematis untuk DEA
  • Minimisasi Input
  • Maksimisasi Output
  • Mengenal Konsep Constant Return to Scale (CRS)
  • Konsep Variable Return to Scale (VRS)
  • Increasing Return to Scale (IRS)
  • Decreasing Return to Scale (DRS)
  • Input-Oriented Measures
  • Output-Oriented Measures
  • Karakteristik DEA
  • Two Stages DEA (DEA Dua tahap)
  • Model regresi Tobit dan Probit
  • Profit Efficiency dan Cost Efficiency untuk SFA
  • Translog Functional Form
  • Tahapan Riset dengan Menggunakan DEA dan SFA
  • Penentuan DMU, Approach, Variabel input-output, Data Collection, CCR/BCC, Sin-tesis
  • Materi Praktik dengan SoftwareBanxia Frontier
  • Materi Praktik dengan SoftwareMaxDEA
  • Materi Praktik dengan SoftwareEViews (SFA)
  • Contoh Penelitian dengan DEA dan SFA

Metode

Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test

Fasilitas

Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang

Kembali ke Layanan