Memasuki tahun 2026, sistem Core Banking tradisional yang bersifat kaku dan berbasis on-premise mulai menjadi penghambat bagi inovasi perbankan yang serba cepat. Pelatihan ini dirancang untuk membekali tim IT perbankan dengan strategi transisi dari arsitektur monolithic menuju ekosistem Cloud-Native yang lebih lincah, skalabel, dan efisien. Peserta akan mempelajari bagaimana mengadopsi teknologi Microservices, Containers, dan Serverless computing untuk membangun sistem perbankan yang mampu menangani lonjakan transaksi digital secara real-time tanpa risiko sistem down
Lebih dari sekadar migrasi infrastruktur, pelatihan ini fokus pada aspek ketahanan dan keamanan dalam lingkungan Hybrid maupun Multi-Cloud. Peserta akan diajak mendalami teknik modernisasi tanpa mengganggu operasional layanan yang sedang berjalan (zero-downtime migration). Dengan pemahaman mendalam mengenai arsitektur Cloud-Native, bank dapat mempercepat waktu peluncuran produk baru (Time-to-Market) dan mengoptimalkan biaya investasi IT (CAPEX menjadi OPEX), sembari tetap menjaga kepatuhan terhadap regulasi kedaulatan data yang ditetapkan oleh otoritas keuangan.
Fondasi Arsitektur & Strategi Migrasi
Operasional, Keamanan, dan Optimalisasi Biaya