Dalam operasional treasury perbankan, risiko nilai tukar (foreign exchange risk) merupakan salah satu risiko pasar yang paling signifikan, terutama bagi bank yang aktif dalam transaksi valuta asing, ekspor-impor, dan investasi internasional. Fluktuasi kurs dapat secara langsung memengaruhi posisi neraca, arus kas, serta laba rugi bank, sehingga memerlukan pengelolaan yang sistematis dan berbasis data. Pemodelan dan simulasi risiko valas menjadi alat penting bagi divisi treasury untuk mengukur potensi kerugian, menguji ketahanan posisi devisa, serta merumuskan strategi lindung nilai (hedging) yang tepat. Dalam konteks ini, pendekatan kuantitatif melalui metode statistik, Value at Risk (VaR), dan stress testing menjadi bagian integral dari proses pengambilan keputusan yang berbasis risiko (risk-based decision making). Selain itu, pemahaman terhadap dinamika pasar valas, intervensi bank sentral, serta regulasi devisa juga krusial dalam membentuk strategi pengelolaan valas yang efektif dan patuh. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana risiko valas dapat dimodelkan dan disimulasikan dalam konteks manajemen treasury bank. Peserta akan mempelajari dasar-dasar risiko nilai tukar, metode identifikasi dan pengukuran eksposur, serta teknik pemodelan statistik dan simulasi berbasis skenario. Pelatihan ini juga membahas strategi manajemen risiko valas seperti natural hedging, kontrak forward, swap, dan opsi, serta cara mengintegrasikan hasil simulasi ke dalam kebijakan lindung nilai bank. Melalui studi kasus, praktik pengolahan data, dan penggunaan spreadsheet atau tools analitik, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam pengambilan keputusan treasury. Dengan demikian, pelatihan ini akan memperkuat kompetensi peserta dalam mengelola risiko valas secara proaktif, akurat, dan sesuai dengan kerangka regulasi yang berlaku.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami karakteristik dan sumber risiko nilai tukar dalam kegiatan treasury bank. Mengidentifikasi dan mengukur eksposur valas menggunakan metode kuantitatif. Mengembangkan model simulasi risiko valas menggunakan pendekatan statistik dan skenario. Menyusun strategi lindung nilai yang sesuai dengan profil risiko bank dan kondisi pasar. Mengintegrasikan hasil pemodelan ke dalam proses pengambilan keputusan manajemen risiko treasury.
Hari 1: Dasar Risiko Valas dan Teknik Pemodelan Sesi 1: Pengantar Risiko Valas dalam Treasury Bank Jenis-jenis risiko nilai tukar (translation, transaction, economic exposure) Faktor-faktor yang memengaruhi fluktuasi kurs Dampak risiko valas terhadap posisi keuangan dan kinerja bank Sesi 2: Identifikasi dan Pengukuran Eksposur Valas Pemetaan eksposur valas pada neraca dan transaksi off-balance Penilaian sensitivitas terhadap perubahan kurs Pengukuran eksposur bersih (net open position) Sesi 3: Pemodelan Risiko Valas Pendekatan statistik untuk pemodelan fluktuasi kurs Penggunaan Value at Risk (VaR) untuk risiko pasar valas Simulasi Monte Carlo dan historical simulation untuk stress testing Hari 2: Simulasi, Strategi, dan Implementasi Sesi 4: Simulasi Risiko dan Analisis Skenario Penyusunan skenario nilai tukar ekstrem Stress testing posisi valas dan pengaruhnya terhadap modal bank Interpretasi hasil simulasi untuk pengambilan keputusan Sesi 5: Strategi Manajemen Risiko Valas Pendekatan natural hedging vs. financial hedging Penggunaan instrumen derivatif: forward, swap, dan opsi Pertimbangan biaya, efektivitas, dan regulasi dalam penggunaan derivatif Sesi 6: Integrasi Model ke Dalam Kebijakan Treasury Penyusunan kebijakan lindung nilai berbasis hasil simulasi Pelaporan dan tata kelola risiko valas sesuai ketentuan regulator Studi kasus: aplikasi nyata pemodelan risiko valas dalam bank
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang