TNA Berbasis Kinerja: Menyelaraskan Pengembangan SDM dengan Target Organisasi

TNA Berbasis Kinerja: Menyelaraskan Pengembangan SDM dengan Target Organisasi

TNA Berbasis Kinerja: Menyelaraskan Pengembangan SDM dengan Target Organisasi

30 June - 01 July 2026 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis dalam menyusun Training Needs Analysis (TNA) berbasis kinerja yang selaras dengan strategi, sasaran bisnis, dan target organisasi.

Berbeda dengan pendekatan TNA tradisional yang hanya berfokus pada daftar pelatihan, program ini menekankan analisis kesenjangan kinerja (performance gap), keterkaitannya dengan kompetensi, proses kerja, dan Key Performance Indicators (KPI), sehingga hasil TNA benar-benar menjadi alat strategis pengambilan keputusan pengembangan SDM dan bukan sekadar formalitas tahunan.

Peserta akan dilatih untuk mengubah data kinerja, hasil evaluasi, dan kebutuhan organisasi menjadi learning roadmap dan program pelatihan yang berdampak langsung pada peningkatan kinerja individu, tim, dan organisasi.

Tujuan

  • Memahami konsep dan peran strategis TNA berbasis kinerja
  • Mengaitkan TNA dengan visi, misi, strategi, dan target organisasi
  • Mengidentifikasi performance gap pada level organisasi, unit kerja, dan individu
  • Menentukan kebutuhan pelatihan berbasis kompetensi dan KPI
  • Menyusun prioritas program pengembangan SDM yang tepat sasaran
  • Menghasilkan dokumen TNA dan rencana pelatihan yang aplikatif dan terukur

Materi

  • Peran Strategis TNA dalam Pengembangan SDM
  • Evolusi fungsi pelatihan: dari cost center ke strategic partner
  • Konsep Training Needs Analysis modern
  • Kelemahan TNA tradisional dan pendekatan berbasis kinerja
  • Dampak TNA terhadap produktivitas dan pencapaian target organisasi
  • Menyelaraskan TNA dengan Strategi dan Target Organisasi
  • Visi, misi, dan strategi organisasi sebagai dasar TNA
  • Cascading target organisasi ke unit dan individu
  • Peran Balanced Scorecard dan KPI dalam TNA
  • Critical success factors dalam pengembangan SDM
  • Performance Gap Analysis
  • Konsep kinerja aktual vs kinerja yang diharapkan
  • Identifikasi akar masalah kinerja (skill, knowledge, attitude, process, system)
  • Membedakan kebutuhan pelatihan dan non-pelatihan
  • Tools analisis performance gap
  • TNA Berbasis Kompetensi
  • Konsep kompetensi (core, functional, behavioral, leadership)
  • Penyusunan dan penggunaan kamus kompetensi
  • Mapping kompetensi jabatan vs individu
  • Menentukan level kompetensi yang dibutuhkan
  • Metode dan Tools Pengumpulan Data TNA
  • Wawancara berbasis kinerja
  • Kuesioner dan survei kebutuhan pelatihan
  • Observasi kerja dan job analysis
  • Pemanfaatan data appraisal, KPI, dan assessment
  • Prioritisasi Kebutuhan Pelatihan
  • Menentukan urgensi dan dampak bisnis
  • Matriks prioritas TNA
  • Menyusun training priority list
  • Mengoptimalkan anggaran pelatihan
  • Dari TNA ke Program Pelatihan dan Learning Roadmap
  • Mengonversi TNA menjadi rencana pelatihan
  • Menyusun learning roadmap tahunan
  • Integrasi dengan talent management dan succession planning
  • Alternatif solusi pengembangan (training, coaching, mentoring, OJT)
  • Evaluasi dan Monitoring Dampak Pelatihan
  • Indikator keberhasilan pelatihan
  • Kirkpatrick Model & ROI pelatihan
  • Monitoring pasca pelatihan
  • Continuous improvement dalam sistem TNA

Peserta

Divisi Human Capital

Divisi Learning & Development

Divisi Performance Management

Divisi Organization Development

Divisi Talent Management

Divisi HR Analytics

Divisi Strategic Planning

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 
 

Fasilitas


• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch

Kembali ke Layanan