Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) telah bertransformasi dari sekadar tren menjadi kewajiban regulator bagi sektor perbankan di tahun 2026. Pelatihan ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan analis kredit dalam memahami kerangka kerja keuangan berkelanjutan (Sustainable Finance). Peserta akan mempelajari bagaimana mengintegrasikan kriteria ESG ke dalam siklus persetujuan kredit, sehingga bank tidak hanya menilai kelayakan finansial debitur, tetapi juga dampak lingkungan dan sosial dari proyek yang dibiayai.
Memasuki bulan Mei, perbankan dituntut untuk mulai melaporkan porsi "Green Loan" mereka dalam laporan keberlanjutan tengah tahun. Pelatihan ini membedah taksonomi hijau terbaru dan teknik identifikasi greenwashing (klaim ramah lingkungan palsu) yang dapat membahayakan reputasi bank. Dengan menguasai ESG Credit Assessment, analis akan mampu mengidentifikasi peluang pembiayaan pada sektor energi terbarukan, efisiensi energi, dan pertanian berkelanjutan yang didukung penuh oleh insentif pemerintah, sekaligus memitigasi risiko transisi yang mungkin muncul di masa depan.
Landasan Keuangan Berkelanjutan & ESG
Implementasi Analisis & Monitoring Kredit Hijau