Analisa Kredit Berbasis Taksonomi Hijau: Teknik Penilaian Debitur Ramah Lingkungan

Analisa Kredit Berbasis Taksonomi Hijau: Teknik Penilaian Debitur Ramah Lingkungan

Analisa Kredit Berbasis Taksonomi Hijau: Teknik Penilaian Debitur Ramah Lingkungan

13 - 14 July 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Seiring meningkatnya komitmen global terhadap pembangunan berkelanjutan dan transisi menuju ekonomi rendah karbon, lembaga jasa keuangan dituntut untuk mengintegrasikan aspek lingkungan dalam proses analisis dan pemberian kredit. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah penerapan taksonomi hijau (green taxonomy) untuk mengklasifikasikan kegiatan ekonomi yang mendukung keberlanjutan lingkungan.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep analisis kredit berbasis taksonomi hijau, termasuk teknik menilai kelayakan debitur dari perspektif lingkungan serta integrasi faktor Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam proses analisis kredit. Peserta akan mempelajari bagaimana mengidentifikasi sektor usaha yang memenuhi kriteria hijau, melakukan penilaian risiko lingkungan, serta menyesuaikan kebijakan kredit dengan prinsip keuangan berkelanjutan.

Pelatihan ini juga membahas kerangka kebijakan dan pedoman klasifikasi kegiatan ekonomi hijau yang dikembangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan melalui Taksonomi Hijau Indonesia sebagai panduan bagi lembaga jasa keuangan dalam menyalurkan pembiayaan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Tujuan

  • Memahami konsep taksonomi hijau dalam sektor keuangan.
  • Menjelaskan peran taksonomi hijau dalam kebijakan pembiayaan berkelanjutan.
  • Mengidentifikasi sektor usaha yang memenuhi kriteria kegiatan ekonomi hijau.
  • Mengintegrasikan aspek lingkungan dalam proses analisis kredit.
  • Menilai risiko lingkungan dalam portofolio pembiayaan bank.
  • Mengembangkan kebijakan kredit yang selaras dengan prinsip keuangan berkelanjutan.

Materi

  • Pengantar Sustainable Finance dan Green Financing
  • Konsep keuangan berkelanjutan dalam sektor perbankan
  • Peran pembiayaan hijau dalam mendukung pembangunan berkelanjutan
  • Hubungan antara ESG dan analisis kredit
  • Tren global pembiayaan berkelanjutan
  • Konsep dan Struktur Taksonomi Hijau
  • Pengertian dan tujuan taksonomi hijau
  • Prinsip klasifikasi kegiatan ekonomi berkelanjutan
  • Struktur dan kategori dalam Taksonomi Hijau Indonesia
  • Perbandingan dengan taksonomi hijau internasional
  • Regulasi dan Kebijakan Pembiayaan Berkelanjutan
  • Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam pengembangan keuangan berkelanjutan
  • Kebijakan pembiayaan hijau di sektor jasa keuangan
  • Integrasi taksonomi hijau dalam kebijakan kredit bank
  • Kewajiban pelaporan terkait pembiayaan berkelanjutan
  • Teknik Analisis Kredit Berbasis Lingkungan
  • Integrasi faktor lingkungan dalam analisis kelayakan kredit
  • Penilaian dampak lingkungan dari kegiatan usaha debitur
  • Analisis risiko lingkungan dan sosial
  • ESG due diligence dalam proses pemberian kredit
  • Penilaian Debitur Berbasis Taksonomi Hijau
  • Identifikasi debitur dengan kegiatan usaha ramah lingkungan
  • Evaluasi proyek yang memenuhi kriteria pembiayaan hijau
  • Penggunaan indikator lingkungan dalam penilaian kredit
  • Penentuan tingkat risiko dan mitigasi risiko lingkungan
  • Pengelolaan Portofolio Kredit Hijau
  • Pengembangan portofolio pembiayaan berkelanjutan
  • Monitoring dan evaluasi pembiayaan hijau
  • Pelaporan portofolio kredit berbasis ESG
  • Integrasi dengan manajemen risiko bank

Peserta

Divisi Credit Analysis

Divisi Risk Management

Divisi Kredit Korporasi

Divisi Sustainability

Divisi Compliance

Divisi Corporate Banking

Divisi ESG Finance

Metode

• Pre Test 
• Presentasi Materi 
• Diskusi 
• Studi Kasus 
• Post Test 

Fasilitas

• Training Amenities 
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark) 
• Sertifikat 
• Souvenir 
• 2x Coffee Break, 1x Lunch 

Kembali ke Layanan