Seiring meningkatnya komitmen global terhadap pembangunan berkelanjutan dan transisi menuju ekonomi rendah karbon, lembaga jasa keuangan dituntut untuk mengintegrasikan aspek lingkungan dalam proses analisis dan pemberian kredit. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah penerapan taksonomi hijau (green taxonomy) untuk mengklasifikasikan kegiatan ekonomi yang mendukung keberlanjutan lingkungan.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep analisis kredit berbasis taksonomi hijau, termasuk teknik menilai kelayakan debitur dari perspektif lingkungan serta integrasi faktor Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam proses analisis kredit. Peserta akan mempelajari bagaimana mengidentifikasi sektor usaha yang memenuhi kriteria hijau, melakukan penilaian risiko lingkungan, serta menyesuaikan kebijakan kredit dengan prinsip keuangan berkelanjutan.
Pelatihan ini juga membahas kerangka kebijakan dan pedoman klasifikasi kegiatan ekonomi hijau yang dikembangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan melalui Taksonomi Hijau Indonesia sebagai panduan bagi lembaga jasa keuangan dalam menyalurkan pembiayaan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Divisi Credit Analysis
Divisi Risk Management
Divisi Kredit Korporasi
Divisi Sustainability
Divisi Compliance
Divisi Corporate Banking
Divisi ESG Finance
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch