Credit Scoring merupakan alat predictive model yang digunakan untuk mengevaluasi risiko kredit dari seorang applikan atas pengajuan kreditnya kepada bank. Credit Scoring akan memprediksi apakah kredit yang akan diberikan kepada nasabah tersebut akan Macet atau Lancar secara individual basis. Predictive behaviour nasabah (Macet/Lancar) ini kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk scorecard dari attributes yang melekat pada diri nasabah untuk kemudian menjadi acuan bank dalam keputusan kredit.
Credit Scoring akan mempercepat proses evaluasi calon debitur, sehingga persetujuan kredit juga cepat. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi atau sistem software terotomasi. Credit Scoring yang digunakan untuk menganalisis debitur menggunakan parameter yang sama, maka proses evaluasi calon debitur dapat dilakukan secara konsisten, dan kesalahan SDM dapat diminimasi.
Credit Scoring juga mengakomodasi pemberian skor atas kondisi calon debitur dan dilakukan oleh analis kredit. Melalui teknik scoring ini, lembaga keuangan dapat mengidentifikasi debitur eksisting yang memerlukan penanganan lebih baik, dan bank dapat mengambil langkah hukum yang diperlukan untuk mencegah kerugian lebih lanjut dan membantu menurunkan kredit macet atau non-performing loan (NPL).
Divisi Credit Analysis
Divisi Risk Management
Divisi Model Risk Management
Divisi Data Analytics
Divisi Kredit Konsumer
Divisi Kredit Mikro
Divisi TI
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch