Dalam era pengawasan yang semakin ketat dan kompleks, lembaga perbankan dituntut untuk tidak hanya menjalankan operasional secara sehat, namun juga memiliki sistem pelaporan dan kepatuhan risiko yang akurat, transparan, dan sesuai dengan prinsip Risk-Based Banking Supervision (RBB). Pendekatan pengawasan berbasis risiko yang diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menempatkan pentingnya identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko sebagai dasar evaluasi kesehatan bank secara menyeluruh. Oleh karena itu, pemahaman menyeluruh terhadap struktur pelaporan risiko, mekanisme pengawasan internal, serta interpretasi regulasi menjadi kompetensi krusial bagi manajemen risiko, kepatuhan, dan auditor internal. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan menyusun laporan risiko yang relevan, menyelaraskan proses pelaporan dengan POJK dan SEOJK yang berlaku, serta membangun pemahaman yang kuat dalam menghadapi proses pemeriksaan oleh regulator. Melalui pelatihan ini, peserta akan mendalami kerangka kerja pengawasan berbasis risiko, termasuk komponen utama seperti penilaian profil risiko, sistem tata kelola, serta penilaian kualitas penerapan manajemen risiko. Peserta akan dilatih untuk menyusun dan mengevaluasi dokumen seperti Profil Risiko Bank (Risk Profile Report), laporan ICAAP, hingga Self-Assessment Risiko sesuai ketentuan POJK No. 18/POJK.03/2016 dan panduan pelaksanaannya. Tidak hanya membahas kewajiban pelaporan, pelatihan ini juga memberikan pemahaman praktis mengenai bagaimana audit internal dan fungsi kepatuhan turut mendukung proses pengawasan regulator secara proaktif. Studi kasus dan simulasi penyusunan laporan juga menjadi bagian penting dari pelatihan untuk membantu peserta memahami praktik terbaik dan kesalahan umum dalam pelaporan risiko. Dengan demikian, pelatihan ini akan memperkuat kesiapan institusi dalam menjalankan kepatuhan secara strategis dan responsif terhadap dinamika pengawasan perbankan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami prinsip dan kerangka kerja pengawasan berbasis risiko (Risk-Based Banking Supervision). Menyusun laporan risiko bank sesuai ketentuan OJK dan standar internal yang berlaku. Mengidentifikasi kewajiban pelaporan dan batas waktu sesuai regulasi perbankan. Mengevaluasi kesesuaian antara implementasi manajemen risiko dan laporan yang disampaikan ke regulator. Memperkuat koordinasi antar unit (risk, compliance, audit) dalam menyiapkan pelaporan risiko yang terintegrasi.
Hari 1 – Pemahaman Kerangka RBB dan Kewajiban Pelaporan Pengantar Risk-Based Banking Supervision (RBB) Tujuan dan prinsip dasar RBB Peran regulator dalam pengawasan berbasis risiko Implikasi RBB terhadap tata kelola dan manajemen risiko bank Struktur Penilaian Risiko oleh OJK Penilaian Profil Risiko: Inherent Risk & Quality of Risk Management Komponen risiko: kredit, pasar, operasional, likuiditas, hukum, dll. Sistem penilaian kuantitatif dan kualitatif Kewajiban Pelaporan Risiko kepada Regulator POJK No.18/POJK.03/2016 dan ketentuan turunannya Jenis laporan wajib: Risk Profile Report, ICAAP, Self-Assessment, dll. Mekanisme pengumpulan, validasi, dan pengiriman laporan Peran Fungsi Risiko, Kepatuhan, dan Audit dalam Pelaporan Tugas dan koordinasi antar unit dalam pengawasan internal Menjaga integritas data dan dokumentasi risiko Peran audit internal dalam mendukung proses RBB Hari 2 – Praktik Penyusunan Laporan dan Simulasi Evaluasi Teknik Penyusunan Laporan Risk Profile yang Efektif Struktur dan isi laporan profil risiko bank Penyusunan narasi dan data dukung secara komprehensif Common mistakes dalam pelaporan dan cara menghindarinya Simulasi Penyusunan dan Evaluasi Laporan Risiko Latihan membuat bagian laporan berdasarkan studi kasus Evaluasi kualitas pelaporan: konsistensi, ketepatan, kejelasan Peer review dan umpan balik instruktur Integrasi RBB dengan Strategi Manajemen Risiko Bank Menghubungkan pelaporan risiko dengan strategi mitigasi dan kebijakan internal Menyusun action plan berdasarkan temuan pengawasan Penyesuaian strategi bisnis berdasarkan hasil RBB Kesiapan Menghadapi Pemeriksaan Regulator Checklist dan dokumen pendukung saat pemeriksaan Studi kasus audit dan temuan pengawasan regulator Peran manajemen dalam merespons hasil pengawasan
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang