Resiliensi Industri Perbankan Pasca POJK Penguatan Governance dan Manajemen Risiko

Resiliensi Industri Perbankan Pasca POJK Penguatan Governance dan Manajemen Risiko

Resiliensi Industri Perbankan Pasca POJK Penguatan Governance dan Manajemen Risiko

27 – 28 April 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai arah kebijakan dan perubahan fundamental yang terjadi dalam industri perbankan setelah terbitnya POJK mengenai Penguatan Governance dan Manajemen Risiko. Dalam beberapa tahun terakhir, dinamika sektor keuangan mulai dari percepatan digitalisasi, perubahan profil risiko, meningkatnya potensi fraud, volatilitas ekonomi global, hingga ekspektasi regulator terhadap praktik tata kelola yang lebih ketat telah menuntut bank untuk memiliki tingkat ketahanan (resiliensi) yang jauh lebih kuat. Dengan adanya POJK terbaru, bank dituntut untuk meningkatkan standar tata kelola yang mencakup integritas manajemen, akuntabilitas, pengawasan aktif dewan komisaris, penguatan fungsi kepatuhan, hingga kemampuan mengelola risiko secara holistik dan dinamis. Pelatihan ini membahas bagaimana bank dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut dan menyiapkan strategi implementasi yang efektif, relevan, dan berkelanjutan. Selain itu, pelatihan ini akan memberikan gambaran komprehensif terkait kesiapan industri dalam menghadapi tantangan baru, termasuk integrasi risiko digital, risiko siber, risiko kredit yang semakin kompleks, serta tuntutan praktik ESG (environmental, social, governance) dalam pengambilan keputusan. Peserta akan diajak untuk memahami hubungan antara governance yang kuat dan ketahanan jangka panjang bank, menganalisis gap antara kondisi saat ini dengan ketentuan POJK, serta mengembangkan langkah-langkah strategis untuk memastikan kepatuhan dan penguatan struktur manajemen risiko. Studi kasus, diskusi interaktif, serta pemetaan best practice perbankan nasional maupun internasional akan menjadi metode pembelajaran utama dalam pelatihan ini sehingga peserta memperoleh pengalaman yang aplikatif, kontekstual, dan siap diterapkan di institusinya.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami substansi, ruang lingkup, serta implikasi POJK Penguatan Governance dan Manajemen Risiko terhadap industri perbankan. Meningkatkan kompetensi peserta dalam menilai kesiapan organisasi dalam menerapkan standar tata kelola dan manajemen risiko yang baru. Mampu mengidentifikasi gap, tantangan implementasi, serta strategi peningkatan resiliensi bank melalui governance dan penguatan risk culture. Mengembangkan rekomendasi praktis untuk adaptasi, penyelarasan, dan integrasi governance–risk–compliance (GRC) secara lebih efektif. Meningkatkan kemampuan analisis risiko emerging issues seperti risiko digital, risiko teknologi, risiko siber, dan risiko ESG.

Materi

Hari 1 — Penguatan Governance & Dampaknya pada Resiliensi Bank Pemahaman POJK Penguatan Governance Ruang lingkup, prinsip, dan perubahan utama regulasi Penguatan peran Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite-Komite Penerapan three lines of defense dalam konteks POJK terbaru Peran fungsi kepatuhan dan audit internal yang diperluas Good Corporate Governance (GCG) sebagai Fondasi Ketahanan Bank Hubungan antara governance dan stabilitas perbankan Integrasi governance dengan budaya risiko (risk culture) Keterkaitan GCG dengan perlindungan konsumen dan transparansi Tantangan Implementasi dan Gap Assessment Identifikasi area kritis yang terdampak POJK Pengukuran readiness maturity level governance Studi kasus kegagalan governance dan pelajaran untuk industri Hari 2 — Penguatan Manajemen Risiko & Strategi Resiliensi Manajemen Risiko Terintegrasi Pasca POJK Penguatan kerangka manajemen risiko dan profil risiko bank Pembaruan kebijakan, model, dan metodologi manajemen risiko Peran Satuan Kerja Manajemen Risiko dalam era digital Risiko Emerging dalam Perbankan Modern Risiko teknologi dan risiko siber dalam operasional digital Risiko kredit dan likuiditas pada kondisi ekonomi yang volatil Risiko ESG dan implikasinya terhadap kelangsungan bisnis Strategi Meningkatkan Resiliensi Perbankan Perencanaan keberlanjutan (business continuity management) Integrasi governance–risk–compliance (GRC) yang efektif Best practice nasional & internasional dalam resiliency banking Penyusunan rekomendasi strategis untuk organisasi peserta

Metode

Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test

Fasilitas

Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang harga OFFLINE : Rp. 8.000.000,- / Participant / Non Residential / Offline Public Training / Running dengan kuota minimal 5 peserta ONLINE : Rp. 4.000.000,- / Participant / Online Public Training / Running dengan Kuota Minimal 3 peserta In House Training (Hubungi Kami untuk mendapatkan Harga Khusus)

Kembali ke Layanan