Regulatory Compliance & Risk Governance dalam Industri Perbankan

Regulatory Compliance & Risk Governance dalam Industri Perbankan

Regulatory Compliance & Risk Governance dalam Industri Perbankan

15 – 16 Desember 2025 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang secara komprehensif untuk memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai pentingnya regulatory compliance dan risk governance dalam menjaga integritas, stabilitas, dan keberlanjutan operasional perbankan. Dalam lingkungan industri yang terus mengalami perubahan regulasi mulai dari ketentuan OJK dan Bank Indonesia, standar Basel III/IV, hingga kebijakan makroprudensial bank dituntut untuk memiliki sistem pengendalian risiko yang kuat, proses kepatuhan yang konsisten, serta struktur tata kelola yang mampu memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis berjalan sesuai prinsip kehati-hatian. Perubahan lanskap keuangan, digitalisasi layanan, serta meningkatnya kompleksitas produk dan risiko operasional menuntut divisi manajemen risiko, kepatuhan, dan unit bisnis untuk memahami peraturan secara menyeluruh serta mengimplementasikannya dalam setiap proses kerja. Pelatihan ini membantu peserta memahami keterkaitan antara regulasi, governance, dan pengendalian risiko sehingga mampu menciptakan lingkungan perbankan yang lebih stabil dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain fokus pada aspek regulasi, pelatihan ini juga menggali konsep serta penerapan risk governance yang efektif untuk memastikan pengambilan keputusan yang transparan, akuntabel, dan selaras dengan profil risiko serta strategi bisnis bank. Peserta akan mempelajari bagaimana kerangka tata kelola risiko dibangun melalui peran dewan komisaris, komite risiko, manajemen senior, serta penerapan three lines of defense yang memastikan proses pengawasan berjalan secara berlapis. Diskusi mendalam mengenai mekanisme pelaporan risiko, penguatan budaya kepatuhan, serta penanganan pelanggaran dan temuan audit akan memberikan perspektif yang holistik dalam memitigasi potensi kegagalan tata kelola. Melalui studi kasus aktual, simulasi kebijakan, dan pembahasan praktik terbaik industri, peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip governance dan compliance yang selaras dengan dinamika regulasi dan tuntutan industri perbankan saat ini.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami regulasi kunci yang mengatur aktivitas perbankan dan implikasinya terhadap manajemen risiko. Meningkatkan kemampuan peserta dalam menerapkan kerangka tata kelola risiko (risk governance) yang efektif. Menguatkan pemahaman mengenai peran compliance dalam mencegah pelanggaran, fraud, serta risiko reputasi. Membangun kemampuan dalam mengembangkan proses pelaporan, pemantauan, dan pengendalian kepatuhan yang sesuai standar regulator. Menyelaraskan governance, strategi bisnis, dan manajemen risiko untuk mendukung kinerja bank secara berkelanjutan.

Materi

Hari 1 – Penguatan Regulatory Compliance Kerangka Regulasi Perbankan Indonesia Peraturan OJK terkait manajemen risiko, tata kelola, dan kepatuhan Regulasi Bank Indonesia: makroprudensial, likuiditas, dan stabilitas sistem keuangan Standar Basel III & Basel IV: implikasi terhadap permodalan, leverage, dan risiko Peran dan Fungsi Unit Kepatuhan (Compliance Function) Tanggung jawab, ruang lingkup, dan hubungan dengan unit bisnis Pengawasan kepatuhan dan mitigasi risiko reputasi Ketentuan pelaporan compliance kepada regulator Proses Identifikasi dan Penanganan Pelanggaran Kepatuhan Root-cause analysis atas temuan ketidakpatuhan Penanganan fraud & pelanggaran internal Penguatan budaya kepatuhan (compliance culture) Audit Internal, External, dan Interaksi dengan Regulator Peran audit dalam mengevaluasi efektivitas kepatuhan Manajemen temuan audit dan rencana perbaikan Best practice dalam menghadapi pemeriksaan regulator Hari 2 – Risk Governance & Integrasi dengan Manajemen Risiko Konsep dan Kerangka Risk Governance Prinsip tata kelola risiko perbankan Peran Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite Risiko Penerapan prinsip akuntabilitas & transparansi Three Lines of Defense (3LoD) dalam Manajemen Risiko Peran lini pertama, kedua, dan ketiga Integrasi pengawasan risiko antarunit Contoh penerapan 3LoD dalam aktivitas perbankan Risk Reporting & Monitoring Penyusunan laporan risiko yang efektif Penggunaan indikator risiko kunci (KRI) Mekanisme eskalasi dan pemantauan kepatuhan Governance dalam Transformasi Digital Perbankan Risiko teknologi, data privacy, dan cyber security compliance Kontrol internal pada digital banking & layanan elektronik Regulasi terkait digitalisasi dan implikasinya terhadap governance

Metode

Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test

Fasilitas

Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang

Kembali ke Layanan