Manajemen Risiko Terintegrasi dalam Industri Perbankan: Strategi, Implementasi, dan Kepatuhan

Manajemen Risiko Terintegrasi dalam Industri Perbankan: Strategi, Implementasi, dan Kepatuhan

Manajemen Risiko Terintegrasi dalam Industri Perbankan: Strategi, Implementasi, dan Kepatuhan

19 – 20 Agustus 2025 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Deskripsi

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dan mendalam kepada peserta mengenai konsep, prinsip, dan praktik penerapan manajemen risiko terintegrasi (Enterprise Risk Management/ERM) dalam industri perbankan. Dalam era regulasi yang semakin kompleks, tekanan persaingan yang tinggi, serta dinamika pasar dan teknologi yang cepat berubah, bank dituntut untuk mengelola risiko secara proaktif, menyeluruh, dan terkoordinasi di seluruh lini bisnis. Manajemen risiko tidak lagi bersifat reaktif dan sektoral, melainkan harus terintegrasi dalam strategi, proses bisnis, pengambilan keputusan, hingga budaya organisasi. Dalam pelatihan ini, peserta akan memahami berbagai jenis risiko utama yang dihadapi oleh bank termasuk risiko kredit, pasar, operasional, likuiditas, hukum, reputasi, dan risiko strategis serta bagaimana kerangka ERM dapat digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko secara efektif dalam mendukung keberlanjutan dan stabilitas keuangan. Lebih jauh, pelatihan ini juga akan membekali peserta dengan pengetahuan praktis mengenai peran tiga lini pertahanan (Three Lines of Defense), integrasi antara manajemen risiko dan kepatuhan (compliance), serta sinergi dengan fungsi audit internal dalam menjaga tata kelola perusahaan yang sehat. Peserta akan mengeksplorasi proses pengembangan profil risiko (risk profile), evaluasi risk appetite dan risk tolerance, serta penyusunan kebijakan manajemen risiko yang sesuai dengan karakteristik dan kompleksitas usaha perbankan. Pelatihan ini juga akan membahas standar internasional dan nasional terkait ERM, termasuk pedoman dari Bank for International Settlements (BIS), Basel Committee, serta regulasi OJK seperti POJK No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko. Melalui kombinasi teori, studi kasus, diskusi interaktif, dan simulasi aplikasi, pelatihan ini bertujuan membentuk pemahaman strategis dan keterampilan praktis peserta dalam membangun dan mengelola sistem manajemen risiko terintegrasi yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga mendorong kinerja bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami prinsip-prinsip dasar dan kerangka kerja manajemen risiko terintegrasi (ERM) dalam industri perbankan. Mengidentifikasi berbagai jenis risiko utama dalam aktivitas perbankan dan memahami keterkaitannya secara sistemik. Menerapkan pendekatan manajemen risiko yang terstruktur dalam mendukung strategi bisnis dan pengambilan keputusan. Menyusun profil risiko dan menentukan risk appetite serta risk tolerance secara efektif. Memahami peran dan koordinasi antar tiga lini pertahanan (Three Lines of Defense) dalam penguatan tata kelola risiko. Menyesuaikan praktik manajemen risiko dengan ketentuan regulator, seperti OJK dan standar internasional (Basel).

Materi

Hari 1 – Konsep, Prinsip, dan Struktur Manajemen Risiko Terintegrasi Pengantar Manajemen Risiko Terintegrasi (ERM) Definisi dan ruang lingkup ERM Perbedaan antara manajemen risiko konvensional dan terintegrasi Manfaat strategis penerapan ERM di perbankan Jenis-Jenis Risiko dalam Industri Perbankan Risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas Risiko operasional, risiko hukum, risiko kepatuhan Risiko strategis dan risiko reputasi Kerangka dan Prinsip ERM Berbasis Standar Internasional COSO ERM dan ISO 31000 Integrasi ERM dengan strategi bisnis bank Regulasi terkait dari BIS dan Basel Committee Peran Three Lines of Defense dalam Tata Kelola Risiko Fungsi dan tanggung jawab masing-masing lini Sinergi antara manajemen risiko, kepatuhan, dan audit internal Tantangan koordinasi antar unit dalam penerapan ERM Hari 2 – Implementasi, Evaluasi, dan Kepatuhan terhadap Regulasi Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Risk Profile Penyusunan dan evaluasi risk appetite statement Penilaian dan pemetaan profil risiko bank Pengukuran dan pelaporan eksposur risiko Penerapan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko Pengembangan kebijakan dan SOP berbasis risiko Strategi mitigasi dan pengendalian risiko Integrasi risk management ke dalam proses bisnis Pemantauan Risiko dan Pelaporan kepada Regulator Teknik pemantauan risiko dan indikator kunci (KRI) Pelaporan risiko ke manajemen dan otoritas pengawas Penerapan POJK No.18/POJK.03/2016 dan kebijakan regulator lainnya Studi Kasus dan Evaluasi Penerapan ERM Studi kasus penerapan ERM pada bank nasional/internasional Diskusi kelompok: Menyusun strategi penguatan sistem manajemen risiko Refleksi, umpan balik, dan kesimpulan pelatihan

Metode

Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test

Fasilitas

Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang

Kembali ke Layanan