Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap kejahatan keuangan, di mana metode fraud menjadi semakin kompleks, adaptif, dan sulit dideteksi dengan pendekatan konvensional. Munculnya teknologi seperti artificial intelligence (AI), machine learning, serta deepfake telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan berbagai modus penipuan yang semakin canggih, seperti identity theft berbasis biometrik palsu, social engineering yang dipersonalisasi, hingga manipulasi audio dan video untuk meniru identitas eksekutif atau nasabah. Selain itu, peningkatan penggunaan layanan perbankan digital, mobile banking, dan open banking ecosystem turut memperluas permukaan risiko (risk surface) yang dapat dimanfaatkan oleh fraudster, sehingga menuntut adanya transformasi signifikan dalam pendekatan deteksi dan pencegahan fraud di industri keuangan. Dalam konteks tersebut, institusi perbankan dituntut untuk tidak hanya meningkatkan kemampuan deteksi fraud secara reaktif, tetapi juga mengembangkan sistem yang proaktif, prediktif, dan berbasis data analytics serta AI. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai evolusi fraud menuju era “Fraud 4.0”, termasuk berbagai modus terbaru berbasis digital dan deepfake, serta dampaknya terhadap risiko operasional, reputasi, dan kepercayaan nasabah. Peserta akan mempelajari bagaimana memanfaatkan teknologi terkini dalam fraud detection, membangun sistem early warning yang efektif, serta mengembangkan strategi mitigasi yang terintegrasi dengan kerangka manajemen risiko dan kepatuhan. Dengan pendekatan praktis dan berbasis tren menuju tahun 2026, pelatihan ini membantu peserta meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi ancaman fraud yang semakin kompleks dan dinamis.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami evolusi kejahatan keuangan menuju Fraud 4.0 Mengidentifikasi berbagai modus fraud berbasis digital dan deepfake Menganalisis risiko fraud dalam ekosistem perbankan digital Memahami pemanfaatan AI dan data analytics dalam fraud detection Mengembangkan sistem deteksi dan pencegahan fraud yang proaktif Menyusun strategi mitigasi fraud yang terintegrasi dengan manajemen risiko dan kepatuhan
Hari 1: Pemahaman Fraud 4.0 & Modus Kejahatan Digital
Perkembangan fraud dari konvensional ke digital (Fraud 1.0 – 4.0) Faktor pendorong meningkatnya kejahatan keuangan digital Dampak fraud terhadap bank (finansial, reputasi, compliance)
Phishing, smishing, vishing, dan social engineering Account takeover (ATO) dan identity theft Fraud pada mobile banking dan digital channel Fraud dalam open banking & API ecosystem
Pengertian dan teknologi di balik deepfake Modus fraud menggunakan deepfake (audio, video, biometric spoofing) Studi kasus fraud berbasis deepfake di sektor keuangan Tantangan deteksi deepfake dalam perbankan
Identifikasi titik rawan fraud dalam proses bisnis bank Fraud risk mapping pada digital banking journey Analisis celah kontrol internal Fraud risk indicators di era digital Hari 2: Teknologi, Strategi Deteksi & Mitigasi Fraud
Pemanfaatan AI & Machine Learning dalam fraud detection Behavioral analytics & anomaly detection Real-time transaction monitoring system Network analytics & fraud pattern recognition
Pengelolaan big data dalam fraud detection Data integration dari berbagai channel Predictive analytics untuk fraud prevention Dashboard & early warning system
Fraud risk management framework Three lines of defense dalam pengendalian fraud Penguatan internal control & fraud governance Awareness dan budaya anti-fraud di organisasi
Regulasi terkait fraud dan kejahatan siber di sektor perbankan Peran AML/CFT dalam mitigasi fraud Kolaborasi dengan regulator, fintech, dan pihak eksternal Pelaporan dan investigasi fraud
Prediksi evolusi fraud berbasis teknologi Emerging risk: AI-generated fraud & automation attack Strategi adaptif menghadapi ancaman masa depan Kesiapan organisasi dalam menghadapi Fraud 4.0
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang harga OFFLINE : Rp8.000.000,- / Participant / Non Residential / Offline Public Training / Running dengan kuota minimal 5 peserta ONLINE : Rp4.000.000,- / Participant / Online Public Training / Running dengan Kuota Minimal 3 peserta In House Training (Hubungi Kami untuk mendapatkan Harga Khusus)