Di era keterbukaan informasi dan digitalisasi yang sangat cepat, risiko reputasi menjadi salah satu risiko strategis yang paling sensitif dan berdampak luas bagi perusahaan, khususnya di sektor perbankan dan jasa keuangan. Isu kecil yang tidak terdeteksi atau tidak ditangani secara tepat sejak dini dapat berkembang menjadi krisis reputasi yang memengaruhi kepercayaan publik, investor, regulator, serta pemangku kepentingan lainnya. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk memiliki kemampuan deteksi dini melalui Early Warning System (EWS) yang efektif guna mengidentifikasi potensi isu, memantau eskalasi risiko, serta mengambil langkah mitigasi sebelum isu tersebut berdampak signifikan terhadap reputasi dan keberlangsungan usaha. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman komprehensif mengenai konsep, kerangka, dan implementasi Early Warning System dalam manajemen isu dan risiko reputasi. Peserta akan diajak memahami keterkaitan antara EWS, tata kelola perusahaan, manajemen risiko, serta strategi komunikasi korporasi. Selain itu, pelatihan ini menekankan peran strategis Corporate Secretary dan fungsi terkait dalam mengoordinasikan informasi lintas unit, menyampaikan peringatan dini kepada manajemen dan board, serta memastikan pengambilan keputusan yang cepat, terukur, dan selaras dengan prinsip kehati-hatian. Dengan pendekatan yang terstruktur, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi potensi isu dan menjaga reputasi perusahaan secara berkelanjutan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep dan pentingnya Early Warning System dalam manajemen isu dan risiko reputasi. Mengidentifikasi sumber, jenis, dan indikator awal isu serta risiko reputasi. Mengintegrasikan EWS ke dalam kerangka tata kelola perusahaan dan manajemen risiko. Menyusun mekanisme pemantauan, pelaporan, dan eskalasi isu secara efektif. Mendukung pengambilan keputusan manajemen dan board melalui informasi peringatan dini yang akurat dan tepat waktu.
Hari Pertama: Konsep Dasar dan Kerangka Early Warning System Manajemen Isu dan Risiko Reputasi Perusahaan Pengertian isu, risiko reputasi, dan krisis Dampak risiko reputasi terhadap kinerja dan keberlanjutan perusahaan Peran reputasi dalam kepercayaan pemangku kepentingan Konsep dan Prinsip Early Warning System (EWS) Definisi dan tujuan Early Warning System Elemen utama EWS dalam organisasi Keterkaitan EWS dengan tata kelola dan manajemen risiko Identifikasi dan Pemetaan Isu Strategis Sumber isu internal dan eksternal Analisis pemangku kepentingan dan ekspektasinya Penilaian tingkat risiko dan potensi eskalasi isu Hari Kedua: Implementasi EWS dan Peran Strategis Corporate Secretary Mekanisme Pemantauan dan Pelaporan Isu Sistem monitoring media, regulator, dan pemangku kepentingan Penetapan indikator peringatan dini (early warning indicators) Proses pelaporan dan eskalasi isu kepada manajemen dan board Integrasi EWS dengan Strategi Komunikasi dan Pengambilan Keputusan Koordinasi lintas fungsi dalam pengelolaan isu Penyusunan respons awal dan strategi mitigasi reputasi Peran komunikasi korporasi dalam mencegah eskalasi isu Peran Corporate Secretary dalam Manajemen Isu dan Risiko Reputasi Corporate Secretary sebagai koordinator dan penjaga tata kelola Penyampaian early warning kepada Direksi dan Dewan Komisaris Evaluasi efektivitas EWS dan perbaikan berkelanjutan
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-tes
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang