Seiring meningkatnya perhatian publik, regulator, dan investor terhadap isu keberlanjutan, bank dituntut tidak hanya menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam aktivitas bisnisnya, tetapi juga mampu mengomunikasikan komitmen dan kinerja ESG tersebut secara akurat, transparan, dan bertanggung jawab. Risiko greenwashing—yaitu praktik komunikasi yang menyesatkan, berlebihan, atau tidak sejalan dengan realisasi kinerja ESG—menjadi tantangan serius yang dapat berdampak pada reputasi, kepercayaan publik, serta risiko hukum dan regulasi. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep greenwashing, faktor penyebabnya, serta ekspektasi regulator dan pemangku kepentingan terhadap kualitas komunikasi ESG di industri perbankan, khususnya dalam konteks meningkatnya standar pelaporan dan pengawasan menuju tahun 2026. Pelatihan ini juga menekankan pendekatan strategis dan praktis dalam merancang, menyampaikan, dan mengelola komunikasi ESG yang kredibel dan berintegritas. Peserta akan diajak memahami keterkaitan antara strategi bisnis berkelanjutan, tata kelola perusahaan, manajemen risiko reputasi, serta peran komunikasi publik dalam membangun kepercayaan jangka panjang. Dengan mengintegrasikan perspektif ESG, governance, dan komunikasi korporasi, pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan untuk menghindari praktik greenwashing, memastikan konsistensi antara narasi dan implementasi ESG, serta memperkuat posisi bank sebagai institusi yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep greenwashing dan risiko yang ditimbulkannya bagi bank. Mengidentifikasi area komunikasi ESG yang berpotensi menimbulkan misleading information. Memahami ekspektasi regulator, investor, dan publik terhadap transparansi dan akurasi informasi ESG. Menyusun strategi komunikasi ESG yang selaras dengan kinerja, data, dan tata kelola perusahaan. Mengelola risiko reputasi dan kepercayaan publik terkait isu keberlanjutan dan ESG.
Konsep ESG dan relevansinya bagi perbankan Tren global dan nasional terkait ESG dan sustainable finance Peran komunikasi dalam keberhasilan strategi ESG Ekspektasi pemangku kepentingan terhadap bank
Definisi dan bentuk-bentuk greenwashing Penyebab umum terjadinya greenwashing dalam komunikasi ESG Dampak reputasi, hukum, dan kepercayaan publik Contoh kasus greenwashing di sektor keuangan
Ekspektasi regulator terhadap transparansi ESG Prinsip keterbukaan informasi dalam pelaporan keberlanjutan Standar dan pedoman pelaporan ESG (nasional dan global) Implikasi ketidakpatuhan terhadap regulasi dan standar ESG
Prinsip akurasi, konsistensi, dan keseimbangan informasi Penyelarasan narasi ESG dengan strategi bisnis dan operasional Penggunaan data, indikator, dan bukti dalam komunikasi ESG Komunikasi ESG yang berbasis risiko dan materialitas
Peran Direksi, Komisaris, dan manajemen dalam komunikasi ESG Koordinasi lintas fungsi (ESG, Corsec, Humas, Compliance, Risk) Mekanisme validasi dan approval informasi ESG Dokumentasi dan audit trail komunikasi ESG
Pengelolaan pesan ESG di media dan media sosial Menjawab kritik, pertanyaan, dan tekanan publik terkait ESG Menghindari overclaim dan misleading sustainability narrative Peran spokesperson dalam isu ESG
Analisis kasus greenwashing dan pembelajaran yang diperoleh Evaluasi contoh komunikasi ESG yang kredibel Simulasi penyusunan pesan ESG yang bertanggung jawab
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-tes
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang