Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi para profesional di divisi akuntansi, perpajakan, audit internal, serta manajemen risiko bank dalam melakukan pengawasan dan evaluasi proses akuntansi dan perpajakan dengan pendekatan berbasis risiko (risk-based approach). Seiring dengan meningkatnya ekspektasi regulator dan kompleksitas transaksi perbankan, pengawasan atas fungsi akuntansi dan pajak tidak lagi cukup dilakukan secara reaktif atau berbasis kepatuhan administratif semata, tetapi harus mengintegrasikan penilaian risiko yang dapat berdampak pada pelaporan keuangan, kewajiban pajak, dan reputasi institusi. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari bagaimana mengidentifikasi area rawan risiko dalam siklus akuntansi dan perpajakan, menyusun rencana pengawasan berdasarkan tingkat materialitas dan dampaknya, serta menyusun rekomendasi perbaikan yang bersifat strategis dan preventif. Selain aspek metodologis, pelatihan ini juga membekali peserta dengan praktik pengawasan menggunakan indikator risiko utama (Key Risk Indicators/KRI), pengembangan checklist audit berbasis risiko, serta analisis tren kesalahan (error trends) dalam pelaporan keuangan dan perpajakan. Peserta akan diajak melakukan simulasi review dokumen keuangan dan pajak yang sering menjadi sorotan dalam pemeriksaan eksternal (baik oleh auditor independen, regulator, maupun otoritas pajak), dan memahami cara mendeteksi potensi penyimpangan atau kelemahan kontrol internal. Pelatihan ini sangat relevan untuk meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan internal, memperkuat governance dalam pelaporan keuangan dan perpajakan, serta mengurangi potensi risiko fiskal dan kepatuhan yang dapat berdampak pada kinerja dan reputasi bank.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami prinsip pengawasan dan review akuntansi dan perpajakan berbasis risiko dalam konteks perbankan. Mengidentifikasi area rawan risiko dalam siklus akuntansi dan perpajakan bank. Menerapkan pendekatan berbasis risiko dalam menyusun program audit atau review internal atas pelaporan keuangan dan pajak. Menyusun dan menggunakan indikator risiko untuk mendeteksi potensi penyimpangan dalam pelaporan. Memberikan rekomendasi penguatan proses dan kontrol internal untuk memitigasi risiko akuntansi dan perpajakan.
Hari 1 – Kerangka Risiko dan Pengawasan Akuntansi Prinsip Risk-Based Supervision dalam Fungsi Akuntansi dan Pajak Pengantar manajemen risiko dan pengawasan berbasis risiko Relevansi pendekatan risiko dalam pengawasan akuntansi dan perpajakan Identifikasi Area Rawan Risiko dalam Siklus Akuntansi Bank Risiko pencatatan dan pengakuan pendapatan, beban, dan cadangan Risiko dalam konsolidasi laporan dan penyesuaian akhir periode Pengembangan KRI dan Tools Review Proses Akuntansi Penetapan indikator risiko utama (KRI) dalam laporan keuangan Penggunaan checklist audit dan analisis tren kesalahan Studi Kasus dan Simulasi Review Laporan Keuangan Bank Latihan analisis potensi kesalahan akuntansi dan dampaknya Hari 2 – Review dan Pengawasan Proses Perpajakan Pemetaan Risiko Pajak dalam Operasional dan Transaksi Bank Risiko pemotongan/pemungutan PPh dan pelaporan PPN Risiko fiskal dalam transaksi afiliasi, jasa pihak ketiga, dan penghasilan final Strategi Review Dokumen Pajak dan Rekonsiliasi Fiskal Review faktur pajak, bukti potong, dan rekonsiliasi akuntansi vs fiskal Identifikasi penyebab selisih dan potensi koreksi pajak Penyusunan Program Pengawasan Internal atas Kewajiban Pajak Praktik penjadwalan dan pelaporan review pajak internal secara berkala Audit trail dan dokumentasi pengawasan pajak Simulasi Review & Penyusunan Rekomendasi Perbaikan Latihan melakukan review atas dokumen pajak dan menyusun temuan Penyusunan laporan rekomendasi kepada manajemen
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang