Dalam industri perbankan yang highly regulated, kesiapan menghadapi audit eksternal dan pemeriksaan regulator merupakan faktor krusial dalam menjaga reputasi, stabilitas, dan keberlanjutan bisnis. Audit tidak lagi dipandang sekadar kewajiban tahunan, tetapi sebagai mekanisme pengujian menyeluruh atas kualitas laporan keuangan, efektivitas pengendalian internal, kepatuhan terhadap standar akuntansi, serta implementasi tata kelola perusahaan yang baik. Bank harus mampu memastikan bahwa seluruh proses pencatatan transaksi, rekonsiliasi, dokumentasi, dan pelaporan telah memenuhi standar yang berlaku serta dapat ditelusuri (audit trail) secara memadai. Dalam konteks pengawasan perbankan yang semakin ketat, kesiapan ini juga mencakup kemampuan menghadapi pemeriksaan dari Otoritas Jasa Keuangan dan koordinasi kebijakan moneter maupun sistem pembayaran dengan Bank Indonesia. Pelatihan ini dirancang untuk membekali Divisi Akuntansi, Pajak, dan unit terkait dengan pemahaman komprehensif mengenai konsep audit readiness, strategi komunikasi selama proses audit, serta langkah mitigasi atas potensi temuan. Peserta akan mempelajari bagaimana membangun sistem pengendalian internal yang kuat, menyusun dokumentasi yang sistematis, melakukan self-assessment sebelum audit, serta merespons temuan audit secara konstruktif dan profesional. Dengan pendekatan berbasis praktik terbaik (best practice) dan studi kasus industri perbankan, pelatihan ini membantu peserta meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi audit eksternal maupun pemeriksaan regulator secara percaya diri, terstruktur, dan berbasis tata kelola yang baik.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami konsep audit readiness dalam konteks industri perbankan. Mengidentifikasi area risiko tinggi yang berpotensi menjadi temuan audit. Memastikan kesiapan dokumentasi, rekonsiliasi, dan pengendalian internal. Mengelola proses audit eksternal dan pemeriksaan regulator secara efektif. Menyusun strategi respons dan tindak lanjut atas temuan audit. Membangun budaya kepatuhan dan continuous improvement di unit kerja.
Hari 1 – Fondasi Audit Readiness & Pengendalian Internal
Jenis audit (eksternal, internal, regulator) Tujuan dan ruang lingkup audit laporan keuangan Peran manajemen dalam proses audit
Self-assessment sebelum audit Identifikasi risk area dan materiality Penyusunan audit readiness checklist
Sistem pengendalian internal (SPI) di bank Pemisahan fungsi dan otorisasi transaksi Dokumentasi kebijakan dan SOP
Standar penyimpanan dokumen dan evidencing Rekonsiliasi akun dan konsistensi data Pengelolaan working paper dan supporting documents
Contoh temuan umum dalam audit perbankan Analisis akar masalah (root cause analysis) Diskusi pencegahan temuan berulang Hari 2 – Strategi Menghadapi Audit Eksternal & Regulator
Teknik menjawab pertanyaan auditor secara profesional Koordinasi lintas unit selama audit berlangsung Pengelolaan permintaan data tambahan
Karakteristik pemeriksaan regulator perbankan Persiapan data dan laporan pendukung Etika dan tata cara komunikasi resmi
Klasifikasi temuan (minor, major, material) Penyusunan action plan yang realistis Monitoring tindak lanjut dan pelaporan perbaikan
Pemanfaatan data analytics dalam audit Continuous monitoring & early warning system Integrasi sistem IT dalam mendukung kesiapan audit
Peran leadership dalam audit readiness Lessons learned dari audit sebelumnya Penyusunan roadmap peningkatan tata kelola
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang harga OFFLINE : Rp. 8.000.000,- / Participant / Non Residential / Offline Public Training / Running dengan kuota minimal 5 peserta ONLINE : Rp. 4.000.000,- / Participant / Online Public Training / Running dengan Kuota Minimal 3 peserta In House Training (Hubungi Kami untuk mendapatkan Harga Khusus)