Perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan generatif, telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap komunikasi publik, termasuk munculnya ancaman hoaks, disinformasi, dan konten deepfake yang semakin sulit dibedakan dari informasi yang valid. Bagi industri perbankan yang sangat bergantung pada kepercayaan publik, penyebaran informasi yang tidak akurat atau menyesatkan dapat dengan cepat memicu krisis reputasi, mempengaruhi perilaku nasabah, bahkan berpotensi menimbulkan risiko sistemik seperti penarikan dana secara massal (bank run). Selain itu, kecepatan penyebaran informasi melalui media sosial dan platform digital mempersempit waktu respons organisasi, sehingga menuntut fungsi Corporate Secretary dan Humas untuk memiliki kemampuan deteksi dini, analisis isu, serta respons komunikasi yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman komprehensif serta keterampilan praktis dalam menghadapi hoaks, deepfake, dan disinformasi secara strategis dan adaptif. Peserta akan mempelajari bagaimana mengidentifikasi pola dan sumber disinformasi, memahami mekanisme penyebarannya, serta mengembangkan strategi komunikasi yang mampu meredam dampak negatif sekaligus menjaga kredibilitas organisasi. Selain itu, pelatihan ini juga akan membahas pemanfaatan teknologi dan data analytics untuk monitoring isu secara real-time, serta pentingnya membangun narasi yang kuat, transparan, dan konsisten di berbagai kanal komunikasi. Melalui kombinasi teori, studi kasus, dan simulasi penanganan krisis, peserta diharapkan mampu meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi ancaman informasi yang semakin kompleks di era digital.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Hari 1: Pemahaman Ancaman & Deteksi Dini
1. Lanskap Disinformasi di Era Digital
2. Mekanisme Penyebaran Informasi Menyesatkan
3. Teknik Deteksi Hoaks & Deepfake
4. Early Warning System untuk Risiko Reputasi
Hari 2: Strategi Respons & Manajemen Krisis
5. Strategi Komunikasi dalam Menghadapi Disinformasi
6. Manajemen Krisis Reputasi
7. Pemanfaatan Teknologi & Data dalam Komunikasi
8. Studi Kasus & Simulasi Penanganan Krisis