Di tengah disrupsi teknologi perbankan yang masif, metode audit tradisional seringkali dianggap terlalu lambat dan kaku dalam merespons risiko yang muncul. Pelatihan ini dirancang untuk membekali tim SKAI dengan metodologi Agile, yang menggeser paradigma audit dari sekadar kepatuhan berbasis daftar periksa menjadi proses yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada nilai tambah. Peserta akan mempelajari cara mengintegrasikan prinsip Scrum dan Kanban ke dalam siklus audit guna meningkatkan efisiensi kerja tanpa mengorbankan kualitas maupun standar profesional audit internal.
Melalui pendekatan ini, auditor tidak lagi hanya fokus pada laporan akhir yang tebal, namun pada penyampaian wawasan (insight) yang lebih cepat melalui komunikasi berkelanjutan dengan auditee. Pelatihan selama dua hari ini akan memberikan panduan praktis mengenai cara menyusun perencanaan yang fleksibel (iterative planning), memprioritaskan area dengan risiko tertinggi secara dinamis, serta membangun budaya kerja tim audit yang lebih produktif dan responsif terhadap perubahan strategi bisnis bank.
1. Re-imagining the Audit Process
2. Execution and Continuous Improvement