Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar untuk merevolusi proses remedial kredit di sektor perbankan. Transformasi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi dan pengurangan aktivitas manual, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan kredit bermasalah. Pelatihan ini membahas bagaimana digitalisasi dapat mengoptimalkan proses identifikasi, analisis, pengambilan keputusan, serta monitoring kredit bermasalah secara real-time dengan sistem terintegrasi. Selain itu, digitalisasi membantu memastikan data yang akurat dan terverifikasi sehingga meminimalkan risiko human error dan fraud. Dengan pendekatan ini, institusi keuangan dapat meningkatkan kualitas layanan remedial sekaligus memperkuat pengendalian risiko yang berdampak pada stabilitas portofolio kredit. Digitalisasi proses remedial juga menghadirkan tantangan baru terkait keamanan data, integrasi sistem, dan perubahan budaya kerja di internal bank. Oleh karena itu, pelatihan ini tidak hanya fokus pada implementasi teknologi, tetapi juga pada pengelolaan risiko operasional dan tata kelola yang efektif agar penerapan sistem digital dapat berjalan optimal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Peserta akan dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai komponen penting dalam digitalisasi remedial, mulai dari pemetaan proses, pemilihan platform teknologi, manajemen perubahan, hingga pengawasan dan evaluasi berkelanjutan. Melalui metode interaktif, studi kasus, dan simulasi, peserta diharapkan mampu merancang dan mengimplementasikan solusi digital yang meningkatkan efisiensi, transparansi, serta pengendalian risiko dalam penanganan kredit bermasalah.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami konsep dan manfaat digitalisasi dalam proses remedial kredit untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Menguasai teknik pemetaan dan digitalisasi proses remedial yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik bank. Mengidentifikasi dan mengelola risiko yang timbul dari implementasi digitalisasi remedial kredit. Meningkatkan kemampuan merancang sistem pengendalian internal dan monitoring berbasis teknologi dalam proses penyelamatan kredit.
Hari 1 – Fondasi dan Implementasi Digitalisasi Proses Remedial Kredit Konteks dan Urgensi Digitalisasi dalam Remedial Kredit Tantangan proses remedial konvensional Manfaat digitalisasi: efisiensi, akurasi, dan transparansi Tren teknologi perbankan dan studi kasus implementasi digitalisasi Pemetaan dan Analisis Proses Remedial Kredit untuk Digitalisasi Identifikasi proses kunci dalam siklus remedial kredit Analisis proses yang dapat diotomatisasi dan digitalisasi dokumen Integrasi dengan sistem core banking dan unit pendukung Platform dan Tools Digital untuk Remedial Kredit Sistem manajemen workflow dan dashboard monitoring Digital document management dan audit trail elektronik Evaluasi pilihan teknologi: build vs buy Hari 2 – Pengendalian Risiko dan Penguatan Tata Kelola Digital Manajemen Risiko Digitalisasi Proses Remedial Risiko keamanan data dan proteksi informasi sensitif Risiko operasional dan mitigasi dalam digitalisasi Kepatuhan regulasi dan standar OJK terkait digitalisasi Tata Kelola dan Pengawasan dalam Sistem Remedial Digital Penguatan kontrol internal dan audit trail digital Peran governance dan compliance dalam digitalisasi SOP dan kebijakan untuk mendukung proses digital Manajemen Perubahan dan Penerapan Budaya Digital Tantangan dan strategi adopsi teknologi oleh tim remedial Pelatihan dan komunikasi perubahan untuk user adoption Studi kasus dan simulasi implementasi sistem digital remedial
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang