Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam lanskap bisnis dan tata kelola perusahaan. Transformasi digital tidak hanya memengaruhi cara organisasi menjalankan operasional. Tetapi juga berdampak pada strategi bisnis, pengelolaan risiko, pola persaingan, serta ekspektasi para pemangku kepentingan. Inovasi seperti pemanfaatan data besar, kecerdasan buatan, otomatisasi proses bisnis. Dan platform digital mendorong perusahaan untuk beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan dan kompetitif.
Dalam situasi ini, peran Dewan Komisaris menjadi semakin strategis. Tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja manajemen, Dewan Komisaris juga diharapkan mampu memberikan arahan strategis. Yang memastikan bahwa transformasi digital berjalan selaras dengan visi, tujuan jangka panjang, serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Tantangan seperti risiko keamanan siber, perubahan model bisnis, serta investasi teknologi yang besar memerlukan pengawasan yang lebih komprehensif dan perspektif strategis dari Dewan Komisaris.
Oleh karena itu, pemahaman mengenai strategic oversight di era digital menjadi penting bagi Dewan Komisaris agar dapat menjalankan fungsi pengawasan secara efektif. Dengan pemahaman yang memadai mengenai dinamika digital, Dewan Komisaris dapat memastikan bahwa setiap inisiatif transformasi digital tidak hanya berorientasi pada inovasi teknologi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perusahaan.
Strategic Oversight for Board of Commissioners in the Digital Era menggambarkan peran strategis Dewan Komisaris dalam mengawasi dan memastikan arah pengembangan perusahaan tetap adaptif terhadap perubahan yang dipicu oleh perkembangan teknologi digital. Dalam konteks ini, Dewan Komisaris tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pihak yang memberikan perspektif strategis dalam menjaga keseimbangan antara inovasi, pengelolaan risiko, dan penciptaan nilai jangka panjang.
Di era digital, strategic oversight mencakup pemahaman terhadap perubahan model bisnis berbasis teknologi, pemanfaatan data sebagai aset strategis, serta pentingnya tata kelola teknologi informasi yang kuat. Dewan Komisaris diharapkan mampu menilai kesiapan organisasi dalam menghadapi disrupsi digital, mengawasi implementasi strategi transformasi digital, serta memastikan bahwa manajemen memiliki kerangka pengelolaan risiko yang memadai, termasuk dalam aspek keamanan siber, privasi data, dan keberlanjutan operasional.
Dengan menjalankan strategic oversight yang efektif, Dewan Komisaris dapat membantu perusahaan menavigasi berbagai tantangan di era digital sekaligus memastikan bahwa transformasi yang dilakukan tetap sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, transparansi, akuntabilitas, serta penciptaan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
Strategic Oversight for Board of Commissioners in the Digital Era merupakan program pembelajaran yang membahas bagaimana Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan strategis terhadap arah perusahaan di tengah percepatan transformasi digital. Perubahan teknologi, munculnya model bisnis digital, pemanfaatan data sebagai aset strategis, serta meningkatnya risiko siber menuntut Dewan Komisaris untuk memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai implikasi teknologi terhadap strategi dan tata kelola perusahaan.
Pelatihan ini memberikan perspektif mengenai bagaimana komisaris dapat memahami dinamika ekonomi digital, mengevaluasi kesiapan transformasi digital perusahaan, serta mengawasi implementasi strategi teknologi yang dijalankan oleh manajemen. Pembahasan juga menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi digital, pengelolaan risiko, serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik agar transformasi digital tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi organisasi dan para pemangku kepentingan.
Topik ini merupakan pengembangan dari beberapa disiplin ilmu yang saling terkait, yaitu tata kelola perusahaan (corporate governance), manajemen strategis, manajemen teknologi dan inovasi, serta manajemen risiko. Selain itu, konsep strategic oversight di era digital juga dipengaruhi oleh bidang transformasi digital dan manajemen sistem informasi yang berperan dalam memahami dampak teknologi terhadap strategi bisnis dan model operasional organisasi.
Program ini relevan bagi Dewan Komisaris, Komisaris Independen, anggota Komite Audit, anggota Komite Pemantau Risiko, serta pimpinan perusahaan yang memiliki tanggung jawab dalam fungsi pengawasan strategis. Selain itu, program ini juga bermanfaat bagi corporate secretary, pejabat senior di bidang tata kelola perusahaan, serta eksekutif yang berperan dalam mendukung komunikasi antara manajemen dan Dewan Komisaris.
Mengikuti program ini membantu para komisaris dan pemangku kepentingan tata kelola perusahaan untuk memahami bagaimana transformasi digital memengaruhi strategi bisnis, risiko perusahaan, serta mekanisme pengawasan yang harus dijalankan. Dengan pemahaman tersebut, Dewan Komisaris dapat menjalankan fungsi oversight secara lebih efektif, memberikan arahan strategis yang tepat kepada manajemen, serta memastikan bahwa setiap inisiatif digital yang dilakukan perusahaan tetap sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang memadai, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi perusahaan.
Dewan Komisaris
Komisaris Independen
Komite Audit
Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi dan Nominasi
Corporate Secretary
Divisi Kepatuhan (Compliance)
Divisi Manajemen Risiko
Divisi Audit Internal
Direksi dan Senior Management
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch