Digital PR & Social Media Monitoring

Digital PR & Social Media Monitoring

Digital PR & Social Media Monitoring

13-14 Mei 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Deskripsi

Di era perbankan 5.0, reputasi bank konvensional tidak lagi hanya ditentukan oleh layanan di kantor cabang, melainkan oleh persepsi yang terbentuk di ranah digital. Pelatihan ini dirancang untuk mentransformasi fungsi humas tradisional menjadi Digital PR yang proaktif, mampu mengelola narasi positif, serta menjaga kredibilitas institusi di tengah arus informasi yang instan. Peserta akan dibekali keahlian dalam mengelola aset digital bank secara strategis, membangun hubungan dengan key opinion leaders, serta memastikan setiap pesan komunikasi selaras dengan identitas korporat bank.

Fokus utama lainnya adalah penguasaan Social Media Monitoring sebagai sistem peringatan dini (early warning system). Peserta akan mempelajari cara menggunakan perangkat berbasis AI untuk memantau pembicaraan publik, menganalisis sentimen nasabah secara real-time, dan membedakan antara keluhan organik dengan serangan siber/kampanye hitam. Dengan kemampuan ini, praktisi Humas Bank dapat mengambil keputusan berbasis data (data-driven) untuk merespons isu sebelum berkembang menjadi krisis reputasi yang luas, sekaligus memanfaatkannya sebagai peluang untuk meningkatkan loyalitas nasabah.

Tujuan

  • Modernisasi Kompetensi PR: Memahami perbedaan fundamental antara PR tradisional dan Digital PR dalam konteks industri perbankan yang sangat teregulasi.
  • Penguasaan Alat Monitoring: Mampu mengoperasikan perangkat pemantauan digital untuk melacak brand mention, tren industri, dan aktivitas kompetitor.
  • Analisis Sentimen & Data: Memiliki kemampuan untuk menerjemahkan data percakapan media sosial menjadi laporan strategis bagi manajemen.
  • Manajemen Isu Digital: Terampil dalam melakukan identifikasi dini dan penanganan awal terhadap sentimen negatif atau rumor di ruang digital.

Materi

  1. Digital PR Strategy & Brand Voice
  2. Landscape Digital PR Perbankan 2026: Memahami algoritma media sosial terbaru dan perilaku nasabah digital (Gen Z & Alpha).
  3. Developing Corporate Identity Online: Teknik membangun tone of voice bank yang profesional namun tetap humanis di media sosial.
  4. Content Strategy & Storytelling: Menciptakan konten edukasi keuangan dan produk bank yang viral namun tetap memenuhi aspek kepatuhan (compliance).
  5. Influencer & Media Relations 2.0: Strategi berkolaborasi dengan KOL/Influencer keuangan untuk memperkuat kepercayaan publik.
  6. Monitoring, Listening, & Crisis Response
  7. Social Media Listening Framework: Teknik mengatur kata kunci (keywords) dan dashboard monitoring untuk pengawasan 24/7.
  8. Sentiment Analysis & Reporting: Cara membedakan sentimen positif, netral, dan negatif serta menyusunnya menjadi Executive Summary.
  9. Detecting Digital Threats: Mengidentifikasi akun bot, kampanye hitam, dan potensi hoaks yang menyerang stabilitas bank.
  10. Real-time Crisis Response: Simulasi penanganan komplain nasabah yang viral dan teknik "pemadam kebakaran" di platform digital agar isu tidak meluas ke media nasional.

Peserta

  • Divisi Public Relations (PR)
  • Divisi Corporate Communication
  • Divisi Marketing
  • Divisi Digital Banking
  • Divisi Brand Management

Metode

  • Pre-test
  • Presentasi Materi
  • Diskusi
  • Studi Kasus
  • Post-test

Fasilitas

  • Training Amenities
  • Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
  • Sertifikat 
  • Souvenir
  • 2x Coffee Break, 1x Lunch
Kembali ke Layanan