Dalam perbankan syariah, dana murah atau low cost fund merupakan salah satu komponen kunci yang berpengaruh langsung terhadap profitabilitas dan daya saing bank. Dana murah yang umumnya bersumber dari produk giro dan tabungan syariah berbasis akad wadiah dan mudharabah memungkinkan bank untuk menekan biaya dana (cost of fund) sekaligus meningkatkan likuiditas yang fleksibel. Namun, pengembangan dana murah menghadapi tantangan tersendiri, seperti loyalitas nasabah yang rendah, persaingan ketat antar bank syariah maupun konvensional, serta keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap produk dana syariah. Oleh karena itu, bank syariah perlu menerapkan strategi yang terintegrasi dan inovatif, meliputi pendekatan pemasaran yang tepat sasaran, penguatan hubungan nasabah, serta pengoptimalan teknologi digital untuk memperluas akses dan kenyamanan layanan. Selain itu, aspek kepatuhan syariah harus tetap menjadi fondasi utama agar penghimpunan dana murah berjalan dengan prinsip yang sesuai dan transparan. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis kepada peserta dalam merancang dan melaksanakan strategi pengembangan dana murah yang efektif dan berkelanjutan. Peserta akan mempelajari teknik segmentasi pasar, penyusunan produk dana yang kompetitif dan sesuai kebutuhan nasabah, serta metode membangun loyalitas melalui layanan prima dan edukasi keuangan syariah. Selain itu, pelatihan juga akan membahas peran digital banking dan e-channel dalam mempercepat penghimpunan dana murah, serta bagaimana mengelola risiko terkait dana murah agar tetap terjaga stabilitas dan likuiditas bank. Dengan pendekatan studi kasus dan simulasi strategi, pelatihan ini bertujuan memperkuat peran strategis divisi dana syariah dalam mendorong pertumbuhan dana murah secara optimal tanpa mengorbankan kepatuhan syariah dan kesehatan keuangan bank.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu: Memahami konsep dan pentingnya dana murah dalam perbankan syariah. Mengidentifikasi segmen pasar potensial untuk pengembangan dana murah. Merancang produk dan layanan dana murah yang menarik dan sesuai prinsip syariah. Menerapkan strategi pemasaran dan digitalisasi untuk mempercepat penghimpunan dana murah. Mengelola risiko dan menjaga stabilitas dana murah secara berkelanjutan.
Hari 1: Konsep dan Strategi Dasar Pengembangan Dana Murah Sesi 1: Pengenalan Dana Murah dalam Perbankan Syariah Definisi, karakteristik, dan peran dana murah Perbandingan dana murah syariah dan konvensional Implikasi dana murah terhadap cost of fund dan profitabilitas Sesi 2: Segmentasi dan Target Pasar Dana Murah Analisis segmen nasabah potensial: retail, korporasi, komunitas, dan lembaga Pemahaman kebutuhan dan preferensi nasabah dana murah Studi perilaku nasabah dan loyalitas dana murah Sesi 3: Desain Produk dan Layanan Dana Murah Produk giro dan tabungan berbasis akad wadiah dan mudharabah Fitur produk yang mendorong retensi dan pertumbuhan dana Penyusunan paket produk dan promosi yang menarik Hari 2: Implementasi Strategi dan Pengelolaan Dana Murah Sesi 4: Strategi Pemasaran dan Edukasi Dana Murah Teknik pemasaran yang efektif dan etis untuk dana syariah Pendekatan literasi dan edukasi keuangan syariah kepada nasabah Kolaborasi dengan komunitas dan mitra strategis Sesi 5: Pemanfaatan Digitalisasi dalam Penghimpunan Dana Murah Peran e-channel, mobile banking, dan digital onboarding nasabah Inovasi layanan digital untuk meningkatkan kemudahan akses dana murah Pengukuran efektivitas kanal digital dalam penghimpunan dana Sesi 6: Pengelolaan Risiko dan Monitoring Dana Murah Risiko likuiditas dan kepatuhan syariah terkait dana murah Mekanisme pengawasan internal dan pelaporan dana murah Strategi menjaga stabilitas dan pertumbuhan dana murah jangka panjang
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang