Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menyampaikan temuan hasil audit, pengawasan, atau evaluasi risiko kepada manajemen senior dan Dewan Direksi/Dewan Komisaris (Board) secara jelas, terstruktur, dan persuasif. Dalam praktiknya, kualitas sebuah temuan tidak hanya ditentukan oleh ketepatan analisis dan kedalaman substansi, tetapi juga oleh kemampuan auditor atau fungsi pengawasan dalam mengomunikasikan isu, risiko, dan rekomendasi secara efektif kepada pengambil keputusan. Tantangan yang sering dihadapi adalah perbedaan sudut pandang, keterbatasan waktu manajemen dan Board, serta kebutuhan untuk menyajikan informasi kompleks dalam bentuk yang ringkas, strategis, dan mudah dipahami tanpa kehilangan makna dan urgensinya. Selain aspek komunikasi, pelatihan ini juga menekankan pentingnya memahami ekspektasi manajemen dan Board terhadap laporan serta presentasi temuan, termasuk fokus pada dampak risiko, implikasi strategis, dan nilai tambah yang dihasilkan dari fungsi pengawasan. Peserta akan dibekali pemahaman mengenai bagaimana menyusun alur presentasi yang logis, memilih informasi yang relevan, serta menyampaikan pesan utama secara tegas namun tetap profesional. Melalui pendekatan konseptual, contoh praktik terbaik, dan simulasi berbasis kasus, pelatihan ini diharapkan mampu membantu peserta meningkatkan kepercayaan diri, kredibilitas, serta efektivitas komunikasi dalam menyampaikan temuan yang sensitif dan berdampak tinggi kepada manajemen dan Board.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami karakteristik dan kebutuhan informasi manajemen dan Board. Menyusun materi presentasi temuan yang ringkas, jelas, dan berbasis risiko. Mengomunikasikan temuan dan rekomendasi secara persuasif dan profesional. Menjawab pertanyaan dan tantangan dari manajemen dan Board dengan efektif. Meningkatkan kredibilitas dan pengaruh fungsi audit/pengawasan dalam organisasi.
Posisi dan peran fungsi audit/pengawasan Ekspektasi manajemen dan Board terhadap temuan Hubungan presentasi temuan dengan pengambilan keputusan Dampak komunikasi yang tidak efektif terhadap tindak lanjut
Karakteristik dan perspektif manajemen vs Board Fokus strategis dan tingkat detail yang dibutuhkan Sensitivitas isu dan dinamika organisasi Etika dan profesionalisme dalam komunikasi tingkat eksekutif
Menentukan pesan utama (key message) Penyusunan alur cerita (storytelling) temuan Penyajian risiko, dampak, dan akar permasalahan Penekanan pada isu material dan prioritas
Mengaitkan temuan dengan risiko strategis dan operasional Penyajian dampak finansial, operasional, dan reputasi Penggunaan indikator risiko dan data pendukung Menyederhanakan informasi kompleks
Prinsip rekomendasi yang efektif Keseimbangan antara ideal dan realistis Penyelarasan rekomendasi dengan strategi organisasi Antisipasi keberatan dan resistensi manajemen
Teknik komunikasi verbal dan non-verbal Pengelolaan bahasa tubuh dan intonasi Penggunaan slide dan visual secara efektif Manajemen waktu presentasi
Teknik menjawab pertanyaan kritis Mengelola diskusi dan perdebatan Menangani penolakan atau defensif dari manajemen Menjaga objektivitas dan independensi
Simulasi presentasi temuan kepada manajemen/Board Umpan balik dan evaluasi penyampaian Identifikasi area perbaikan Praktik terbaik untuk peningkatan berkelanjutan
Divisi Internal Audit
Divisi Risk Management
Divisi Compliance
Divisi Corporate Secretary
Divisi Corporate Governance
Divisi Executive Office
Divisi Quality Assurance
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch