Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada auditor internal perbankan mengenai pentingnya etika profesi dan prinsip independensi sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pengawasan dan audit secara objektif, akuntabel, dan terpercaya. Dalam lingkungan perbankan yang kompleks dan sangat diatur, auditor internal tidak hanya dihadapkan pada tantangan teknis, tetapi juga pada dilema etika dan potensi konflik kepentingan yang dapat mengancam kredibilitas dan efektivitas fungsi audit. Melalui pelatihan ini, peserta akan dipandu untuk memahami kode etik profesi auditor internal, standar independensi, serta implikasi etis dalam berbagai situasi praktis yang sering dihadapi dalam pekerjaan sehari-hari, termasuk bagaimana mengelola tekanan eksternal maupun internal yang dapat mengganggu objektivitas audit. Pelatihan ini juga menggarisbawahi pentingnya integritas pribadi dan profesional sebagai elemen kunci dalam membangun kepercayaan dari manajemen, regulator, dan publik. Selain itu, pelatihan ini akan mengupas peran auditor internal dalam memperkuat tata kelola dan pengendalian risiko melalui penerapan prinsip-prinsip etika dan independensi yang kokoh. Peserta akan belajar bagaimana membangun dan menjaga sikap profesional yang bebas dari pengaruh tidak semestinya, termasuk dalam hal pelaporan temuan audit dan rekomendasi tindak lanjut. Dengan pendekatan studi kasus dan diskusi interaktif, pelatihan ini juga memberikan alat praktis untuk mengidentifikasi situasi konflik kepentingan dan mengambil keputusan etis yang tepat sesuai dengan regulasi OJK dan standar internasional. Tujuannya adalah agar auditor internal di perbankan mampu menjalankan perannya secara optimal, menjaga integritas fungsi audit, dan mendukung keberlangsungan sistem keuangan yang sehat dan transparan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami konsep dasar etika profesi dan independensi dalam konteks audit internal perbankan. Mengenali potensi risiko etika dan konflik kepentingan dalam pelaksanaan audit internal. Menerapkan kode etik dan prinsip independensi sesuai standar profesi dan regulasi yang berlaku. Mengelola tekanan dan tantangan yang dapat mengancam objektivitas dan integritas auditor. Membuat keputusan profesional yang etis dalam berbagai situasi audit dan pengawasan. Meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan melalui penerapan etika dan independensi yang konsisten.
Hari 1: Landasan Etika dan Prinsip Independensi Auditor Internal Pengantar Etika Profesi Auditor Internal Definisi, nilai, dan prinsip etika profesi Kode etik IIA dan regulasi OJK terkait etika auditor internal Prinsip dan Pentingnya Independensi Definisi independensi dan objektivitas Jenis-jenis independensi: independensi faktual dan persepsi Dampak kehilangan independensi terhadap kredibilitas audit Konflik Kepentingan dalam Audit Internal Identifikasi dan contoh konflik kepentingan di perbankan Strategi pencegahan dan mitigasi konflik kepentingan Tantangan Etika dan Independensi di Lingkungan Perbankan Tekanan internal dan eksternal terhadap auditor Studi kasus dilema etika dan independensi Hari 2: Penerapan Etika dan Independensi dalam Praktik Audit Manajemen Tekanan dan Pengambilan Keputusan Etis Teknik menghadapi tekanan dan intervensi yang tidak semestinya Framework pengambilan keputusan etis dalam audit Pelaporan Temuan dengan Integritas Prinsip transparansi dan akurasi dalam laporan audit Menghadapi resistensi dan tantangan dalam penyampaian hasil audit Memperkuat Budaya Etika di Fungsi Audit Internal Peran auditor dalam membangun dan memelihara budaya integritas Kolaborasi dengan manajemen dan komite audit untuk tata kelola etis Studi Kasus dan Diskusi Interaktif Analisis kasus nyata terkait pelanggaran etika dan independensi Simulasi pengambilan keputusan etis dan refleksi peran auditor
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang