Restrukturisasi kredit merupakan strategi penting dalam menjaga kualitas portofolio pembiayaan bank, terutama ketika debitur mengalami kesulitan pembayaran akibat kondisi keuangan yang memburuk. Proses ini tidak hanya melibatkan analisis kelayakan dan kemampuan bayar debitur, tetapi juga memerlukan dokumentasi yang kuat, persetujuan berjenjang, dan pemantauan berkelanjutan terhadap kredit yang telah direstrukturisasi. Dalam konteks tersebut, audit internal memegang peran penting untuk mengevaluasi sejauh mana proses restrukturisasi kredit dilakukan secara tepat, sesuai ketentuan internal dan regulasi eksternal seperti yang ditetapkan oleh OJK dan Bank Indonesia. Audit terhadap proses ini juga berkontribusi pada upaya mitigasi risiko kredit bermasalah (non-performing loan/NPL), menjaga integritas sistem perbankan, serta memastikan bahwa upaya restrukturisasi benar-benar mendukung pemulihan kinerja keuangan debitur dan bank. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada auditor internal mengenai seluruh siklus restrukturisasi kredit serta bagaimana mengevaluasi efektivitas dan kepatuhannya melalui proses audit. Peserta akan mempelajari prinsip-prinsip dasar restrukturisasi, jenis-jenis skema restrukturisasi (penjadwalan kembali, persyaratan kembali, dan/atau penataan kembali), serta metode untuk menilai dampaknya terhadap kualitas aset. Selain itu, pelatihan ini juga akan membahas bagaimana audit dapat mengidentifikasi kelemahan dalam pelaksanaan restrukturisasi, menilai efektivitas keputusan restrukturisasi, serta mengevaluasi proses pemantauan pasca-restrukturisasi. Dengan studi kasus, simulasi audit, dan diskusi interaktif, peserta diharapkan mampu merancang dan melaksanakan audit yang tidak hanya mendeteksi penyimpangan, tetapi juga memberikan rekomendasi perbaikan yang konkret dan strategis.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami prinsip, kebijakan, dan regulasi yang mengatur restrukturisasi kredit dalam industri perbankan. Mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko yang melekat dalam proses restrukturisasi kredit. Merancang dan melaksanakan audit atas proses restrukturisasi secara komprehensif dan berbasis risiko. Menilai efektivitas pelaksanaan restrukturisasi, termasuk dampaknya terhadap kualitas kredit dan pemulihan. Menyusun laporan hasil audit restrukturisasi kredit dengan temuan dan rekomendasi perbaikan yang relevan dan aplikatif.
Hari 1 – Dasar Restrukturisasi Kredit dan Risiko Audit Konsep Dasar Restrukturisasi Kredit Tujuan dan prinsip restrukturisasi kredit Jenis-jenis restrukturisasi: rescheduling, reconditioning, restructuring Ketentuan dan pedoman restrukturisasi menurut OJK dan Bank Indonesia Kebijakan dan Prosedur Restrukturisasi Kredit di Bank Siklus restrukturisasi: analisis, persetujuan, dokumentasi, pelaporan Kriteria debitur yang layak direstrukturisasi Penetapan kolektibilitas kredit pasca-restrukturisasi Risiko dan Tantangan dalam Restrukturisasi Kredit Risiko moral hazard, risiko hukum, dan risiko penurunan kualitas aset Potensi penyimpangan dalam implementasi restrukturisasi Kelemahan dalam proses penilaian dan monitoring kredit Peran Audit Internal dalam Restrukturisasi Kredit Tujuan audit terhadap proses restrukturisasi Pendekatan audit berbasis risiko (risk-based audit approach) Area fokus audit: dokumentasi, persetujuan, penilaian ulang, dan follow-up Hari 2 – Pelaksanaan Audit dan Evaluasi Efektivitas Perencanaan dan Pelaksanaan Audit Restrukturisasi Kredit Perencanaan audit: scope, risk assessment, dan metode pengujian Teknik audit: wawancara, uji dokumen, sampling kredit, dan rekonsiliasi Studi kasus temuan umum dalam audit restrukturisasi Evaluasi Efektivitas dan Kepatuhan Proses Restrukturisasi Kesesuaian proses dengan kebijakan internal dan regulasi eksternal Penilaian efektivitas dari segi kualitas kredit dan pengembalian Analisis tren keberhasilan restrukturisasi berdasarkan portofolio Pemantauan Pasca-Restrukturisasi dan Pelaporan Kredit Evaluasi sistem pemantauan terhadap debitur pasca restrukturisasi Pemeriksaan laporan keuangan dan pelaporan ke OJK/BI Peran sistem informasi manajemen kredit dalam audit Penyusunan Laporan Audit dan Rekomendasi Strategis Penyusunan kertas kerja audit restrukturisasi Teknik menyampaikan temuan dan rekomendasi yang berdampak Diskusi dan simulasi: audit kasus restrukturisasi kredit bermasalah
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang