Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi staf dan analis kredit dalam menyusun proposal kredit yang tidak hanya lengkap dan terstruktur, tetapi juga mencerminkan prinsip manajemen risiko yang baik. Di era perbankan modern yang semakin diatur ketat oleh regulasi dan dituntut untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking), proposal kredit bukan sekadar dokumen formalitas, tetapi menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan pembiayaan oleh komite kredit dan regulator. Proposal kredit yang kuat harus mampu menyajikan analisis mendalam atas kelayakan usaha, struktur pinjaman, dan mitigasi risiko, serta didukung oleh data keuangan, aspek legal, jaminan, dan proyeksi realistis. Pelatihan ini akan membekali peserta dengan pendekatan terintegrasi dalam menyusun proposal kredit yang dapat dipertanggungjawabkan secara bisnis maupun kepatuhan. Selama dua hari, peserta akan mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai struktur isi proposal kredit yang efektif, mulai dari analisis usaha dan karakter debitur, pemahaman laporan keuangan, identifikasi risiko, hingga argumentasi logis atas struktur kredit yang diajukan. Pendekatan pelatihan menggabungkan teori, praktik, dan studi kasus, termasuk teknik membuat ringkasan eksekutif yang menarik, menyusun alternatif skenario pembayaran, serta menyesuaikan proposal dengan karakteristik sektor usaha tertentu (ritel, UMKM, atau komersial). Peserta juga akan dilatih bagaimana mengintegrasikan temuan dari hasil site visit, laporan BI checking/SLIK, hingga analisis agunan secara kritis dalam dokumen kredit. Dengan demikian, proposal kredit yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar internal bank, tetapi juga memberikan keyakinan bagi pengambil keputusan kredit secara objektif dan terukur.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami struktur dan komponen penting dalam proposal kredit yang baik. Menyusun proposal kredit secara sistematis berdasarkan data kuantitatif dan kualitatif. Mengintegrasikan prinsip manajemen risiko ke dalam analisis dan penyajian proposal. Melakukan identifikasi dan mitigasi risiko kredit dalam dokumen pengajuan. Menyesuaikan penyusunan proposal dengan karakteristik sektor usaha dan profil debitur.
Hari 1 – Dasar Penyusunan Proposal Kredit dan Struktur Analisis Struktur dan Fungsi Proposal Kredit dalam Proses Pembiayaan Tujuan dan peran proposal kredit dalam manajemen risiko Standar isi proposal: data debitur, profil usaha, dan struktur kredit Perbedaan proposal untuk kredit ritel, UMKM, dan korporasi Analisis Usaha dan Karakter Debitur Teknik analisis karakter, kapasitas, dan kondisi bisnis Menyusun profil usaha dan ringkasan eksekutif yang kuat Penilaian kualitatif dari hasil wawancara dan kunjungan lapangan Analisis Laporan Keuangan dan Kapasitas Pembayaran Pembacaan dan interpretasi laporan keuangan Rasio keuangan utama: solvabilitas, likuiditas, profitabilitas Menyusun proyeksi arus kas dan analisis sensitivitas Hari 2 – Manajemen Risiko dan Penyempurnaan Proposal Kredit Identifikasi dan Mitigasi Risiko Kredit dalam Proposal Jenis-jenis risiko: usaha, industri, pembayaran, hukum, dan jaminan Penyusunan analisis risiko dan strategi mitigasinya Penyesuaian tenor, grace period, dan struktur pinjaman berdasarkan risiko Penilaian Jaminan dan Legalitas Kredit Evaluasi agunan: appraisal, coverage ratio, dan aspek legalitas Integrasi hasil BI checking/SLIK dan due diligence dokumen hukum Studi kasus: agunan tidak sempurna dan solusi dalam proposal Penyempurnaan dan Presentasi Proposal Kredit yang Efektif Menyusun proposal yang persuasive, terukur, dan sesuai standar komite kredit Checklist finalisasi dan penyusunan executive summary Latihan dan simulasi: review serta presentasi proposal kredit kepada evaluator
Pre-test Presentasi Diskusi Studi Kasus Post-test
Training Kit (Tas, Hand out, Flashdisk, Block note, Pulpen dll) Sertifikat Souvenir 2x Coffee Break, 1x Makan Siang