Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai etika serta integritas dalam seluruh proses pengelolaan kredit perbankan, mulai dari tahap analisis, persetujuan, pemantauan, hingga penyelesaian kredit. Dalam lingkungan bisnis perbankan yang semakin kompetitif dan kompleks, pengelolaan kredit tidak hanya dituntut untuk mencapai target pertumbuhan dan profitabilitas, tetapi juga harus dijalankan dengan standar etika yang tinggi, transparansi, serta kepatuhan terhadap regulasi dan tata kelola yang berlaku. Pelatihan ini membahas bagaimana risiko etika, konflik kepentingan, tekanan bisnis, dan penyalahgunaan wewenang dapat memengaruhi kualitas keputusan kredit serta berdampak langsung pada risiko reputasi, hukum, dan keuangan bank. Selain memberikan pemahaman konseptual, pelatihan ini menekankan pentingnya integritas individu dan budaya organisasi dalam menjaga kualitas pengelolaan kredit yang sehat dan berkelanjutan. Peserta akan diajak untuk memahami berbagai dilema etika yang kerap muncul dalam praktik pemberian dan pengelolaan kredit, termasuk dalam hubungan dengan debitur, pihak ketiga, dan internal bank. Melalui pendekatan praktis dan studi kasus, pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran, kepekaan, dan keberanian peserta dalam mengambil keputusan kredit yang objektif, independen, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat peran etika dan integritas sebagai fondasi utama manajemen risiko dan tata kelola perbankan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: Memahami prinsip etika dan integritas dalam pengelolaan kredit perbankan. Mengidentifikasi potensi risiko etika dan konflik kepentingan dalam proses kredit. Menerapkan pengambilan keputusan kredit yang objektif, independen, dan bertanggung jawab. Memahami dampak pelanggaran etika terhadap risiko hukum, reputasi, dan keuangan bank. Mendukung penguatan budaya etika dan integritas dalam fungsi kredit.
Pengertian etika dan integritas dalam konteks perbankan Prinsip etika profesi dan kode etik insan perbankan Integritas sebagai bagian dari manajemen risiko dan tata kelola Hubungan etika, budaya organisasi, dan kualitas keputusan kredit
Risiko etika dan moral hazard dalam proses kredit Konflik kepentingan dalam analisis dan persetujuan kredit Tekanan target bisnis dan pengaruhnya terhadap objektivitas Fraud, misrepresentation, dan penyalahgunaan wewenang
Independensi dan objektivitas analis kredit Transparansi informasi dan kejujuran dalam analisis Etika dalam penggunaan data dan informasi debitur Tanggung jawab profesional dalam rekomendasi kredit
Batasan profesional dalam interaksi dengan debitur Pemberian dan penerimaan gratifikasi Etika dalam negosiasi, restrukturisasi, dan penagihan kredit Pengelolaan hubungan dengan pihak ketiga (appraisal, konsultan, legal)
Ketentuan regulator terkait etika dan integritas Peran kebijakan internal dan SOP dalam pengendalian etika Whistleblowing system dan perlindungan pelapor Peran fungsi kepatuhan, audit, dan manajemen risiko
Peran pimpinan dan komite kredit dalam memberi teladan Penguatan budaya etika dalam tim kredit Penanganan pelanggaran etika dan pembelajaran organisasi Studi kasus dilema etika dalam pengelolaan kredit
Divisi Kredit
Divisi Compliance
Divisi Risk Management
Divisi Internal Audit
Divisi Corporate Governance
Divisi Fraud Prevention
Divisi Credit Risk
• Pre Test
• Presentasi Materi
• Diskusi
• Studi Kasus
• Post Test
• Training Amenities
• Peralatan Pelatihan (Tas, Hand Out, Flashdisk, Block Note, Pulpen, Watermark)
• Sertifikat
• Souvenir
• 2x Coffee Break, 1x Lunch